Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 27 Agustus 2026

Banyak Artis dan Jenderal Buka Usaha Tambang, Harga Batu Bara Anjlok

- Kamis, 20 Februari 2014 15:41 WIB
384 view
 Banyak Artis dan Jenderal Buka Usaha Tambang, Harga Batu Bara Anjlok
Jakarta (SIB)- Sepanjang 2013 banyak perusahaan batu bara gulung tikar alias bangkrut, pasalnya harga batu bara anjlok akibat produksi atau suplai batu bara yang berlebihan.

"Sejak 2008-2011 harga batu bara tinggi sekali, sangat bagus di atas US$ 100 per ton, banyak perusahaan batu bara untung," kata Direktur Eksekutif Asosiasi Pengusaha Batu Bara Indonesia (APBI) Supriana Suhala ditemui di Penang Bistro, Pakubuwono, Jakarta, Rabu (19/2/2014).

Supriana mengatakan, akibat harganya sangat bagus, banyak orang mendadak jadi pengusaha batu bara, mengakibatkan banyak sekali produksi batu bara.

"Mulai dari pengusaha kelontong, dokter gigi, artis, artis dangdut, mantan jenderal, mantan anggota DPR ramai-ramai jadi pengusaha tambang batu bara, akibatnya banyak perusahaan produksi batu bara, suplai batu bara melimpah," ungkapnya.

Akibat suplai batu bara yang berlebih inilah, membuat harga batu bara yang di atas US$ 100 per ton turun menjadi US$ 30-US$ 70 per ton.

"Akibatnya harganya anjlok sampai US$ 70 per ton untuk kualitas atau kalori yang bagus 6.100 kalori, tapi kalori rendah 3.000-4.000 kalori harganya US$ 30 per ton," ujarnya.

Supriana menambahkan, di bisnis batu bara juga tidak ada kartel seperti di minyak ada OPEC, yang dapat mengontrol produksi dan suplai agar tidak berlebihan.

"Apalagi batu bara ini jumlahnya banyak, lebih dari 76 negara punya batu bara, kalau di satu negara mahal dikit mereka pindah ke negara lain. Terlebih produksi batu bara Indonesia dari sekitar 400 juta ton yang dijual ke dalam negeri khususnya untuk pembangkit listrik hanya 80 juta ton, sisanya diekspor," tutupnya. (detikfinance/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru