Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 29 Agustus 2026

24 UKM Ramaikan PRSU

- Jumat, 21 Maret 2014 19:01 WIB
457 view
24 UKM Ramaikan PRSU
Medan (SIB)- Sekira 24 UKM binaan Dinas Koperasi Usaha dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Diskopumkm ) Kota Medan ramaikan pameran Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU).

Hal tersebut disampaikan oleh Hairul, Pembina UKMK Kota Medan, Minggu (16/3), di kompleks PRSU Jalan Gatot Subroto Medan.

Junaedi (32), pemilik UKM yang bergerak di bidang sandang berupa sepatu dan sandal mempromosikan produk-produknya dalam kesempatan  tersebut. Ia mengaku produknya memang belum cukup terkenal di kalangan masyarakat Kota Medan. Sebab, katanya, produknya tersebut kebanyakan disalurkan ke Jakarta. “Kalau orang Medan memang belum banyak kenal, tapi kita pasarkan ke Jakarta, di sana produk-produk kita dikenal banyak orang,” ujarnya seraya menyebutkan merek-merek sepatunya.

Untuk produk sepatu kulit pria ia membanderol harga mulai Rp. 350 ribu. Meski terbilang mahal, ia menjelaskan harga sepatu itu memang setara dengan kualitasnya. “Di Medan kurang laku karena dianggap mahal, kalau di Jakarta banyak yang cari,” ujarnya. Junaedi menceritakan usahanya ini beromzet minimal Rp80 juta per bulan. Ia memproduksi paling sedikit 5 lusin barang tiap jenisnya per bulan. Kesuksesan menjalani bisnis ini bukan hanya karena upaya sendiri. Namun, usaha ini didukung penuh oleh Diskopumkm Kota Medan, yang tidak hanya membina dan memberikan tempat, tapi juga berperan penting dalam mempromosikan produknya.

Selain Junaedi, pemilik usaha pakaian Miss Serry turut meramaikan stan binaan Diskopumkm Kota Medan dengan produk-produk unggulannya.
Produk-produk kerajinan tangan merupakan pemandangan yang paling memikat di antara seluruh produk yang dipamerkan. Akibat  harga yang dipatok cukup mahal menyebabkan sebagian pembeli urung membeli. Menurut salah satu penjaga, produk kerajinan memang terbilang lebih tinggi karena pengerjaan produk tersebut membutuhkan proses yang lama dan menguras banyak tenaga dan biaya. “Harganya sesuailah, buat produk kerajinan itu susah, harusnya kita hargai pembuatnya,” pungkasnya.

 (A16/ r)


Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.





SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru