Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 28 April 2026

1.700 Warga Israel Dikarantina, Segera Luncurkan Vaksin Corona

* Larang Masuk Warga Negara Asing
Redaksi - Jumat, 06 Maret 2020 10:59 WIB
289 view
1.700 Warga Israel Dikarantina, Segera Luncurkan Vaksin Corona
suara.com
Dalam beberapa minggu ke depan, ilmuwan Israel mengklaim akan mampu merilis vaksin virus corona.
Israel (SIB)
Dalam beberapa minggu ke depan, ilmuwan Israel mengklaim akan mampu merilis vaksin virus corona.
Mereka adalah tim ilmuwan dari Galilee Research Institute MIGAL, Israel yang telah menghabiskan waktu empat tahun terakhir meneliti unggas dari virus avian infectious bronchitis virus (IBV), virus yang dianggap mirip dengan coronavirus atau Covid-19.

Dari penelitiannya, ditemukan bahwa DNA unggas dan virus corona Covid-19 pada manusia memiliki kesamaan genetik.
"Sebut saja ini keberuntungan. Kami memutuskan untuk memilih corona virus sebagai model sistem kami, hanya sebagai bukti konsep untuk teknologi kami," kata Dr. Chen Katz, kepala kelompok bioteknologi MIGAL seperti dilansir dari Breitbart.
Menurut Katz, para peneliti masih harus menyesuaikan sistem dengan urutan genom yang baru.

"Kami berada di pertengahan proses dan mudah-mudahan dalam beberapa minggu kami akan memiliki vaksin. Jika semuanya berhasil, kami akan memiliki vaksin untuk mencegah corona virus," katanya.

Menteri Sains dan Teknologi Israel, Ofir Akunis mengatakan, begitu vaksin siap, pihaknya akan melakukan apa pun untuk mempercepat uji klinis dan memastikan keselamatan vaksin untuk disetujui dipakai manusia dalam 90 hari.
"Mengingat kebutuhan global yang mendesak akan vaksin virus corona manusia, kami melakukan segala yang kami bisa untuk mempercepat pembangunan," kata CEO MIGAL, David Zigdon.

Hingga Kamis malam, lebih dari 1.700 warga Israel berada dalam karantina. Banyak dari mereka terpapar Covid-19 dari kelompok peziarah asal Korea Selatan.

Untuk mencegah makin menyebarnya virus, Maskapai penerbangan nasional Israel. El Al telah menangguhkan semua penerbangan ke Thailand dan Italia.

Kementerian Pendidikan juga telah membatalkan 29 perjalanan sekolah ke Polandia pada bulan depan untuk lebih dari 3.000 anak sekolah Israel.

Israel juga telah melarang masuknya warga negara atau orang asing dari China, Hong Kong, Makau, Thailand, Singapura, Korea Selatan, Italia dan Jepang dalam dua minggu terakhir. Orang Israel yang telah mengunjungi negara-negara tersebut juga harus tetap dikarantina sendiri.

Kementerian Kesehatan Israel juga telah mengeluarkan peringatan agar tidak bepergian ke luar negeri.
"Jika Anda tidak benar-benar harus terbang - jangan lakukan itu," kata kementerian Kesehatan Israel dalam sebuah travel advisory.

Tak Gengsi
Sementara itu, Politikus Partai PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko menanggapi klaim Israel yang berhasil menemukan vaksin virus corona (Covid-19). Ia menyarankan agar publik tidak gengsi memanfaatkan vaksin tersebut.

Menurut Budiman, dengan membeli dan memakai vaksin virus corona yang ditemukan Israel, tidak akan menjadikan seseorang kafir. Tapi justru bisa membuat seseorang sembuh dari infeksi virus mematikan.

Hal itu disampaikan Budiman melalui cuitan di akun Twitter pribadinya @budimandjatmiko. Ia menyertakan bidikan layar artikel JPNN.com mengenai temuan vaksin virus corona Israel yang akan segera dijual ke pasaran.

"Beli dan pakai. Jangan gengsi. Pakai vaksin ini gak membuatmu menjadi kafir tapi moga-moga bisa membuatmu kebal atau sembuh," tulis Budiman seperti dikutip Suara.com, Senin (3/2).

Lebih lanjut, Budiman pun menyampaikan terima kasih kepada para ilmuwan Israel yang telah menemukan vaksin corona.
"Hidup Palestina, Hidup Kemanusiaan, Terima kasih Ilmuwan Israel," imbuhnya.

Sejak dibagikan, cuitan Budiman telah mendapat 1,1 ribu retweets dan 2.7 ribu likes. Kebanyakan warganet menyatakan dukungannya atas inovasi yang diluncurkan Israel.

"Mereka tak butuh pengakuan, mereka hanya mencoba untuk berbagi antara sesama manusia," kata @BgawanKusuma.
"Lets see the difference. Di Israel orang berlomba-lomba nyiptain "penyembuh" corona, sementara di sini orang masih bikin dan nyebarin hoax tentang corona," timpal @tonnynfection. (Suara.com/Ayobandung.com/f)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru