Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 01 Mei 2026

Komandan Upacara Hari Bhayangkara Dipanggil Menghadapi Prabowo

Redaksi - Selasa, 01 Juli 2025 12:38 WIB
82 view
Komandan Upacara Hari Bhayangkara Dipanggil Menghadapi Prabowo
HO/Tangkapan Layar YouTube Humas Polri
KOMANDAN UPACARA - Irjen Dadang Hartanto jadi komandan upacara Hari Bhayangkara ke-79.
Jakarta(harianSIB.com)

Presiden RI Prabowo Subianto meminta Komandan Upacara peringatan ke-79 Hari Bhayangkara Inspektur Jenderal (Irjen) Dadang Hartanto untuk menghadap dirinya selepas memimpin upacara.

Hal itu disampaikan Prabowo usai memberikan pidato pada peringatan Hari Bhayangkara di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Selasa (1/7/2025)

Dikutip dari CNNIndonesia.com, awalnya komandan upacara melaporkan kepada Prabowo bahwa upacara sudah selesai.

"Terima kasih komandan upacara, sampaikan ke seluruh peserta upacara penghargaan saya, upacara dilaksanakan dengan semangat, tertib, disiplin," kata Prabowo dari atas mimbar.

"Siap terima kasih bapak Presiden, kembali ke tempat," ujar Irjen Dadang selaku komandan upacara.

"Sesudah upacara menghadap ke saya, terima kasih," kata Prabowo menutup upacara.

Prabowo dalam pidatonya mengapresiasi kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

"Saya menyampaikan khususnya pada hari ini penghargaan saya kepada kepemimpinan Polri khususnya kepada Kapolri, dan jajaran kepemimpinan Polri," kata Prabowo.

Prabowo mengatakan Polri saat ini menunjukkan prestasi yang sangat baik. Menurutnya, kepolisian hari ini sungguh-sungguh turun ke rakyat.

"Saya lihat sekarang kepolisian mengambil inisiatif ambil peran terjun ke rakyat, kerja di tengah rakyat bantu tingkatkan produksi pangan bangsa kita, untuk itu saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya," ujarnya.

Prabowo pun berpesan agar Polri tidak bekerja seperti polisi di negara kaya dan maju. Ia mengingatkan Polri untuk terus berada di tengah-tengah rakyat.

"Polisi Indonesia enggak boleh kayak polisi negara yang kaya dan maju, harus di tengah rakyat, harus rasakan kesulitan rakyat, harus dengar jeritan hati rakyat," katanya. (*)

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru