Satu Data Indonesia sebagai Kunci Tata Kelola Pemerintahan yang Efektif
(harianSIB.com)Perubahan tata kelola pemerintahan menempatkan data sebagai fondasi utama dalam proses perumusan kebijakan. Birokrasi modern
Perubahan tata kelola pemerintahan menempatkan data sebagai fondasi utama dalam proses perumusan kebijakan. Birokrasi modern menuntut sistem yang berbasis informasi akurat, mutakhir, terintegrasi, serta dapat dipertanggungjawabkan. Pergeseran ini terjadi seiring meningkatnya kompleksitas persoalan publik yang tidak dapat diselesaikan hanya melalui pendekatan administratif konvensional. Data menjadi instrumen strategis untuk memastikan setiap kebijakan yang dihasilkan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat secara tepat.
Kebijakan Satu Data Indonesia hadir sebagai upaya sistematis pemerintah dalam memperbaiki tata kelola data nasional. Landasan hukumnya ditegaskan melalui Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 yang mengatur standar pengelolaan data agar menghasilkan informasi yang akurat, terpadu, serta mudah diakses. Regulasi ini memperkenalkan prinsip satu standar data, satu metadata, interoperabilitas, serta penggunaan kode referensi sebagai fondasi integrasi data lintas instansi.
Masalah utama yang ingin diatasi kebijakan ini berkaitan dengan ketidaksinkronan data antar lembaga pemerintah. Perbedaan definisi, metode pengumpulan, serta sistem pengolahan data menyebabkan terjadinya duplikasi dan inkonsistensi informasi. Situasi seperti ini berdampak langsung pada kualitas kebijakan publik. Program pembangunan berpotensi tidak tepat sasaran karena data yang digunakan tidak seragam. Integrasi data menjadi kebutuhan mendesak agar seluruh instansi pemerintah memiliki rujukan informasi yang sama.
Keterkaitan kebijakan ini dengan digitalisasi birokrasi terlihat melalui Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elekteonik (SPBE). SPBE menekankan integrasi sistem pemerintahan melalui pemanfaatan teknologi informasi. Data menjadi komponen inti dalam keseluruhan sistem tersebut. Kualitas layanan publik berbasis elektronik sangat bergantung pada kualitas data yang digunakan. Integrasi sistem tanpa integrasi data hanya menghasilkan layanan yang tidak optimal.
Baca Juga:Dunn (2018) menyatakan bahwa kualitas kebijakan publik sangat dipengaruhi oleh validitas dan reliabilitas data yang digunakan dalam proses analisis. Kebijakan berbasis data mampu mengurangi bias serta meningkatkan ketepatan sasaran program. Osborne (2017) menjelaskan bahwa tata kelola publik modern menuntut integrasi informasi lintas sektor untuk meningkatkan efektivitas pelayanan. Pandangan tersebut menegaskan pentingnya data sebagai fondasi utama dalam reformasi birokrasi.
Fragmentasi data menjadi persoalan klasik dalam birokrasi. Setiap instansi cenderung mengembangkan basis data sendiri tanpa koordinasi yang memadai. Hal ini menyebabkan terjadinya tumpang tindih informasi serta kesulitan dalam sinkronisasi program. Satu Data Indonesia mendorong interoperabilitas antar sistem sehingga data dapat digunakan secara bersama oleh seluruh instansi pemerintah. Integrasi ini memungkinkan terciptanya konsistensi kebijakan dari tingkat pusat hingga daerah.
(harianSIB.com)Perubahan tata kelola pemerintahan menempatkan data sebagai fondasi utama dalam proses perumusan kebijakan. Birokrasi modern
Sergai (harianSIB.com)Satuan Reserse Narkoba Polres Serdangbedagai (Sergai) kembali mengungkap kasus peredaran narkotika. Seorang pria berna
Medan (harianSIB.com)Polda Sumut kembali memeriksa dan penempatan khusus (patsus) Kompol DK setelah 6 bulan menjalani demosi dari 3 tahun ya
Humbahas (harianSIB.com)Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan (Pemkab Humbahas) jalin kerjasama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manu
Jakarta(harianSIB.com)Presiden RI Prabowo Subianto membantah pihak yang menyebut &039Indonesia gelap&039.Menurut dia, orang yang berkoar
Humbahas(harianSIB.com)Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas) Dr Oloan P Nababan menyalurkan bantuan santunan kepada ahli waris korban meningg
Sidikalang(harianSIB.com)Peleton Pengendalian Massa Polres Dairi, berhasil memukul mundur masyarakat yang aksi unjuk rasa (Unras) Kamis (30/
Medan(harianSIB.com)IHSG kembali terpuruk meski sempat dibuka menguat di level 7.103. Pada penutupan perdagangan Kamis (30/4/2026) IHSG jatu
Batubara(harianSIB.com)Polsek Talawi menangkap tahanan tersangka kasus pencurian, Rizki alias Atok, 22 tahun, warga Desa Ledong Timur Kecama
Pematangsiantar(harianSIB.com)Gebyar Olahraga Hari Ulang Tahun (HUT) XXV Forum Komunikasi GuruGuru Olahraga (FKGOR) Pematangsiantar ditutup
Tanjungbalai(harianSIB.com)Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim, mengikuti Focus Group Discussion (FGD) terkait pembahasan optimalisasi
Tapteng(harianSIB.com)Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Tengah (Tapteng) terus mengawal kesesuaian percepatan pendataan korban bencana