Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 01 Mei 2026

Presiden Prabowo Tetapkan Gus Dur, Soeharto, dan Marsinah Sebagai Pahlawan Nasional

Redaksi - Senin, 10 November 2025 12:21 WIB
852 view
Presiden Prabowo Tetapkan Gus Dur, Soeharto, dan Marsinah Sebagai Pahlawan Nasional
Ist/SNN
Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada 10 tokoh diantara nya, Abdurrahman Wahid, Jenderal Besar TNI Soeharto dan Marsinah pada Senin (10/11/2025).

Jakarta(harianSIB.com)

Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada 10 tokoh di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Senin (10/11/2025).

Penganugerahan ini diberikan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 116/TK/Tahun 2025 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional yang ditetapkan di Jakarta pada tanggal 6 November 2025.

"Menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada mereka yang namanya tersebut dalam lampiran keputusan ini sebagai penghargaan dan penghormatan yang tinggi, atas jasa-jasanya yang luar biasa, untuk kepentingan mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa," bunyi kutipan Keppres dilansir dari kompas.com

Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur dan Presiden ke-2 Soeharto ditetapkan sebagai pahlawan nasional.

Baca Juga:
Istri Gus Dur Sinta Nur Wahid dan keluarga mewakili pihak keluarga menerima gelar dari pemerintah. Sementara Putri Soeharto, Titiek Soeharto mewakili pihak keluarga menerima gelar dari pemerintah.

Gus Dur disebutkan sebagai pahlawan dengan perjuangan politik dan pendidikan Islam.

Soeharto dikategorikan sebagai pahlawan bidang perjuangan. Ia diberikan gelar lantaran perjuangannya menonjol sejak masa kemerdekaan. Baca juga: Prabowo Anugerahkan

Penetapan Soeharto menjadi pahlawan ini menuai pro dan kontra di tengah masyarakat. Hal ini berkaitan dengan dugaan pelanggaran HAM berat, otoritarianisme, dan dugaan maraknya korupsi, kolusi, dan nepotisme selama rezim Soeharto.

Aktivis dan buruh pabrik arloji, Marsinah juga ditetapkan sebagai pahlawan nasional. Ia menjadi buruh di Sidoarjo, kemudian diculik dan terbunuh pada 8 Mei 1993 setelah hilang selama tiga hari.

Jenazah Marsinah ditemukan di hutan dengan tanda-tanda bekas siksaan berat. Kasus ini lalu menjadi catatan Organisasi Buruh Internasional (ILO), dikenal sebagai kasus 1773.

Sarwo Edhie Wibowo, ayah mertua dari Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, juga diberikan gelar pahlawan nasional.

Mewakili ahli waris keluarga dalam seremoni hari ini adalah cucu Sarwo Edhie, yakni Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono.

Berikut di bawah ini daftar lengkapnya:

1. Abdurrahman Wahid

2. Jenderal Besar TNI Soeharto

3. Marsinah

4. Mochtar Kusumaatmaja

5. Hajjah Rahma El Yunusiyyah

6. Jenderal TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo

7. Sultan Muhammad Salahuddin

8. Syaikhona Muhammad Kholil

9. Tuan Rondahaim Saragih

10. Zainal Abidin Syah. (*)

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Gerakan Mahasiswa Batak Toba Bersihkan Monumen Pahlawan Nasional Raja Sisingamangaraja XII
Jokowi Anugerahi Gelar Pahlawan Nasional ke 6 Tokoh
Tak Ada Soeharto dan Gus Dur di Usulan Gelar Pahlawan Tahun Ini
Sandiaga Resmikan Posko Pemenangannya di Rumah Keluarga Soeharto
Dr Oce: Soeharto, Presiden RI Paling Lemah Perangi Korupsi
Putri Gus Dur Siap Jamin Penangguhan Penahanan Meliana
komentar
beritaTerbaru