Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 23 Agustus 2026

Gelombang Panas Landa Spanyol, 212 Orang Dilaporkan Tewas

Redaksi - Kamis, 25 Juni 2026 18:04 WIB
998 view
Gelombang Panas Landa Spanyol, 212 Orang Dilaporkan Tewas
REUTERS/Mohammed Salem
Warga Spanyol mencuci muka di tengah gelombang panas yang melanda negara tersebut.

Madrid(harianSIB.com)

Gelombang panas ekstrem yang melanda sebagian besar wilayah Eropa juga berdampak serius di Spanyol. Sedikitnya 212 orang dilaporkan meninggal dunia dalam berbagai insiden yang berkaitan dengan suhu panas dalam empat hari terakhir.

Data tersebut dilaporkan sistem pemantauan MoMo, lembaga publik yang mencatat kematian terkait gelombang panas di Spanyol, untuk periode Minggu (21/6/2026) hingga Rabu (24/6/2026).

MoMo menghimpun data kematian harian di seluruh Spanyol, kemudian membandingkannya dengan angka kematian yang diperkirakan berdasarkan catatan historis guna mengidentifikasi dampak gelombang panas.

Badan Meteorologi Nasional Spanyol (AEMET) pada Rabu (24/6/2026) memperingatkan adanya "bahaya serius, bahkan luar biasa" akibat berlanjutnya gelombang panas yang menyelimuti negara tersebut dan sejumlah wilayah Eropa.

Baca Juga:
Wilayah utara Spanyol diperkirakan menjadi kawasan yang paling terdampak. Sejumlah daerah bahkan berstatus peringatan merah dengan suhu udara diperkirakan mencapai 42 derajat Celsius.

Menurut portal properti Idealista, penggunaan pendingin udara di kawasan utara masih relatif rendah. Hanya sekitar 1 hingga 9 persen rumah yang memiliki pendingin udara, jauh di bawah rata-rata nasional sebesar 41 persen.

Gelombang panas yang dimulai sejak Minggu (21/6/2026) juga memecahkan sejumlah rekor suhu. Di wilayah Cantabria, suhu mencapai 43,7 derajat Celsius, menjadi rekor tertinggi yang pernah tercatat di kawasan tersebut. Rekor suhu malam hari juga dilaporkan terjadi di Kota Zamora dan Provinsi Almeria.

Menteri Kesehatan Spanyol, Monica Garcia, mengatakan setiap musim panas rata-rata antara 2.000 hingga 5.000 orang meninggal dunia akibat berbagai kondisi yang berkaitan dengan cuaca panas.

«"Cara terbaik melindungi diri adalah dengan minum air yang cukup, mencari tempat berteduh dan ruangan yang sejuk. Jika merasa lelah, sakit kepala, mual atau mengalami kram, bisa jadi Anda mengalami heatstroke," ujarnya melalui media sosial.»

Garcia juga mengingatkan bahwa suhu panas dapat mengancam keselamatan jiwa dan mengaitkan meningkatnya kejadian tersebut dengan dampak perubahan iklim.

Sebelumnya, pada Mei 2026, Kementerian Kesehatan Spanyol melaporkan sedikitnya 101 kematian akibat suhu panas. Angka tersebut menjadi yang tertinggi untuk bulan Mei sejak pencatatan resmi dilakukan. (**)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Tahan Spanyol dan Uruguay, Tanjung Verde Diyakini Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Pesawat Paus Leo XIV Gagal Lepas Landas di Spanyol, Raja Felipe VI Sediakan Pesawat Pengganti
Badai Dahsyat Leonardo Datang, Iberia Bersiap Hadapi Bencana Besar
Spanyol Terpanggang Gelombang Panas, 1.000 Korban Jiwa Dilaporkan
Patung Yesus Tertinggi di Dunia Dibangun di Spanyol
Biayai Proyek KKP, Indonesia Utang Rp 6,49 Triliun dari Spanyol
komentar
beritaTerbaru