Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 23 Agustus 2026

Istana Luncurkan Logo HUT ke-81 RI, Karya Fajar Novario Raih Suara Terbanyak

Redaksi - Senin, 29 Juni 2026 19:02 WIB
1.601 view
Istana Luncurkan Logo HUT ke-81 RI, Karya Fajar Novario Raih Suara Terbanyak
Foto: Sekretaris Presiden Letjen TNI Ariyo Windutomo (kiri), Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro (dua kiri), Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya (dua kanan), dan Deputi Bidang Prot
Sekretaris Presiden Letjen TNI Ariyo Windutomo (kiri), Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro (dua kiri), Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya (dua kanan), dan Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Kementerian Sekreta

Menurut Juri, kelima desain tersebut sama-sama mengusung pesan utama tema HUT ke-81 RI, yakni "Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur."

"Secara umum kelima logo tersebut mengandung pesan kuat dalam menerjemahkan tema 'Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur'," katanya.

Ia kemudian mengumumkan bahwa logo nomor dua karya Fajar Novaryo memperoleh suara terbanyak.

"Dan pada akhirnya masyarakat telah menentukan pilihan dari polling yang sudah dilakukan, bahwa logo atau karya nomor dua, yakni karya Saudara Fajar Novaryo dari Aman Design Biro Padang Sumatera Barat mendapatkan suara terbanyak. Karya nomor dua, saya ulangi, karya Saudara Fajar Novaryo memperoleh suara 44,73% dari total suara," ungkap Juri.

"Sekali lagi selamat kepada Saudara Fajar Novaryo, karya Anda ditetapkan sebagai logo peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tahun ini, tahun 2026," lanjutnya.

Juri menjelaskan, logo terpilih tidak hanya menampilkan desain yang tegas, tetapi juga memiliki makna filosofis yang merepresentasikan keberagaman Indonesia.

"Secara visual logo ini tampak tegas namun juga punya filosofi kuat. Desainnya berasal dari eksplorasi keragaman motif tradisional berbagai daerah di Nusantara. Dalam keragaman tersebut terdapat kesamaan pola yang menyimpulkan bahwa keragaman menjadi fondasi kedaulatan rakyat untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur," jelasnya.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru