Humbahas(harianSIB.com)
Puluhan warga diduga melakukan penyerangan terhadap permukiman masyarakat marga Munte di Sarsiantar, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas). Dalam aksi yang disebut terjadi secara tiba-tiba pada pagi hari itu, sejumlah rumah dilaporkan mengalami kerusakan, kendaraan dibakar dan beberapa warga mengalami luka-luka.
Penasihat Hukum Poltak Silitonga, SH, MH, yang menerima pengaduan dari masyarakat marga Munte, mengatakan, aksi tersebut dilakukan sekitar 50 orang. Penyerangan disebut berlangsung ketika dirinya tidak berada di lokasi.
Menurut Poltak, warga Marga Munte yang menjadi korban penyerangan selama ini menempati kawasan Sarsiantar yang secara historis telah dihuni masyarakat Marga Munte selama ratusan tahun.
"Sekitar 50 orang lebih datang pagi-pagi dan melakukan penyerangan. Mereka merusak rumah, memukuli warga, bahkan ada kendaraan yang dibakar," ujar Poltak dalam keterangannya.
Baca Juga:
Ia menyebut, selain penganiayaan dan perusakan, sejumlah warga juga melaporkan kehilangan uang. Bahkan, kata Poltak, terdapat uang milik warga yang disebut hilang masing-masing sekitar Rp35 juta dan Rp25 juta.
Poltak menegaskan, pihaknya telah mengarahkan para korban untuk membuat laporan resmi ke kepolisian. Hingga saat ini, menurut informasi yang diterimanya, sudah ada tiga laporan polisi (LP) yang diterbitkan terkait peristiwa tersebut.