"Kalau ada persoalan mengenai tanah, silakan dibuktikan melalui hukum. Jangan melakukan penganiayaan, perusakan maupun tindakan main hakim sendiri," tegasnya.
Minta Kapolda dan Kapolri Beri Perhatian
Atas kejadian tersebut, Poltak mengaku telah menyampaikan informasi kepada Kapolda Sumatera Utara dan Kapolri. Ia berharap kasus itu mendapat perhatian serius sehingga situasi di lokasi tidak semakin memanas.
"Saya sudah menyampaikan kejadian ini kepada Kapolri, Kapolda Sumatera Utara dan beberapa pejabat di Polri. Saya minta diberikan perhatian khusus karena masyarakat masih merasa terancam," katanya.
Poltak juga mengaku mendapat informasi baru satu orang yang diamankan polisi terkait kejadian tersebut. Ia meminta penyidik tidak berhenti pada satu tersangka dan mengusut seluruh pihak yang diduga terlibat berdasarkan alat bukti dan keterangan saksi.
Ia berencana mendatangi lokasi pada Senin, untuk melihat langsung kondisi masyarakat serta memastikan perkembangan laporan polisi yang telah dibuat para korban.
"Saya Senin akan ke sana. Saya ingin melihat langsung kondisi masyarakat dan memperjelas laporan-laporan yang sudah dibuat, termasuk siapa saja yang menjadi korban," pungkasnya.(*)