Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 12 September 2026

Puluhan Orang Serang Pemukiman Warga Marga Munte di Matiti Humbahas: Rumah Dirusak, Kendaraan Dibakar dan Uang Puluhan Juta Raib

Roy Surya D Damanik - Sabtu, 12 September 2026 20:57 WIB
116 view
Puluhan Orang Serang Pemukiman Warga Marga Munte di Matiti Humbahas: Rumah Dirusak, Kendaraan Dibakar dan Uang Puluhan Juta Raib
Bisnis-Anshary Madya Sukma
Poltak Silitonga, SH, MH.

"Anak-anak trauma dan masyarakat masih takut. Karena itu saya minta mereka sementara berada di kantor polisi untuk mendapatkan perlindungan," katanya.

Persoalan Lahan

Poltak menjelaskan, penyerangan tersebut diduga berkaitan dengan persoalan penguasaan lahan yang selama ini menjadi perselisihan antara kelompok masyarakat.

Menurutnya, masyarakat Marga Munte memiliki dokumen terkait alas hak atas tanah yang mereka tempati. Ia menyebut, pada 1976 telah diterbitkan SK Bupati yang kemudian menjadi dasar terbitnya sejumlah dokumen pertanahan, termasuk SHM dan SKT.

"Tanah itu sudah ditempati marga Munte sejak ratusan tahun lalu. Kemudian pada 1976 ada SK Bupati sebagai alas hak dan dari sana terbit SHM maupun SKT," jelasnya.

Poltak menyebut, terdapat sekitar 30 kepala keluarga marga Munte yang kini merasa terancam akibat persoalan tersebut. Sementara masyarakat dari kelompok lain disebut berjumlah sekitar 800 kepala keluarga yang tersebar di kawasan Munte I, II dan III.

Namun, ia menegaskan persoalan kepemilikan dan penguasaan tanah seharusnya diselesaikan melalui jalur hukum, bukan dengan tindakan kekerasan.

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Zeira Salim Ritonga Soroti Aksi Penyerangan Gunakan Senpi di Kawasan Tanjungmorawa Lukai 2 Orang
Rumah Warga di Medan Labuhan Diserang, Diduga Aksi Kawanan Geng Motor
Polda Sumut Tangkap Dua Pelaku Penyerangan Polisi di Multatuli, Sembilan Masih Buron
Sekelompok Pria Tak Dikenal Serang Perusahaan Angkutan Barang di Belawan
Serang Petugas saat Sergap Pengedar Narkoba, 6 Orang Ditangkap
Aksi Brutal ODGJ di Selayar, Polisi Jadi Korban Serangan Kapak
komentar
beritaTerbaru