Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 23 September 2026

Ibadah Jemaat GKPI di Rajeg Dibubarkan Paksa, Warga Diduga Ancam Pakai Golok

Redaksi - Senin, 21 September 2026 08:29 WIB
647 view
Ibadah Jemaat GKPI di Rajeg Dibubarkan Paksa, Warga Diduga Ancam Pakai Golok
Foto: Dok/Int
Sejumlah warga sambil menenteng senjata tajam membubarkan paksa ibadah GKPI di Kampung Periuk, Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg, Tangerang, Banten, Minggu (20/9/2026).

Selain membubarkan ibadah, sejumlah warga juga menggembok pintu bangunan yang digunakan sebagai tempat ibadah. Akibatnya, jemaat tidak dapat kembali masuk untuk melanjutkan kegiatan keagamaan.

Pengurus gereja menyebut kegiatan ibadah tersebut sebelumnya telah dilaporkan kepada RT, RW, kelurahan, serta aparat TNI dan kepolisian setempat.

Video kejadian tersebut kemudian viral di media sosial dan memicu perhatian publik. Polresta Tangerang langsung mengerahkan personel ke lokasi untuk mengantisipasi terjadinya gesekan antarwarga.

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, dalam keterangannya yang dilansir media-media sosial mengatakan, langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keamanan dan mencegah konflik horizontal.

Baca Juga:

Pihak kepolisian juga mendorong penyelesaian persoalan melalui dialog dengan melibatkan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) dan tokoh masyarakat.

Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar, turut mendatangi lokasi bersama jajaran Forkopimcam, termasuk camat, lurah dan Kapolsek Rajeg. Perwakilan organisasi gereja, seperti Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) dan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), serta tokoh masyarakat juga hadir.

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Kesbangpol Deliserdang Mediasi Perselisihan Suara Speaker Masjid di Tanjungmorawa
Kebakaran Besar Hanguskan 26 Gudang di Kosambi Tangerang, Kerugian Diperkirakan Rp 20 Miliar
Gelar Diskusi dan Pertemuan, PGI Siap Bersinergi Lindungi Pekerja Migran Tekan Perdagangan Orang
Ephorus HKBP: Transformasi Gereja Harus Berdampak bagi Masyarakat
Institut Andar-Sutan (IAS) Bekali 300 Penatua dan Pengurus GKPI Jawa-Bali
Pemkab Simalungun Promosikan Produk Unggulan Daerah di Apkasi Otonomi Expo di Tangerang
komentar
beritaTerbaru