Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 23 Agustus 2026

Malam Pujian HUT ke-81 RI di Blitar, Derman Nababan: Kemerdekaan Berintegritas Adalah Kasih

Oki Lenore - Minggu, 23 Agustus 2026 18:25 WIB
108 view
Malam Pujian HUT ke-81 RI di Blitar, Derman Nababan: Kemerdekaan Berintegritas Adalah Kasih
Foto dok/YouTube
Trio: Ketua PN Blitar Derman Nababan diapit Kajari Blitar Romulus Haholongan Sitinjak dan Kapolres Blitar AKBP Kalfaris Lalo dalam Malam Pujian HUT ke-81 Republik Indonesia di GPdI Theofilus Kepanjen - Blitar, Jawa Timur, Kamis (19/8/2026).

Blitar(harianSIB.com)

Warga Blitar, Jawa Timur mengadakan Malam Pujian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Theofilus Kepanjen - Blitar, Jawa Timur, Kamis (19/8/2026).

Dituanrumahi Badan Musyawarah Gereja (Bamag) Kota Blitar, kegiatan diikuti hampir seluruh unsur jemaat yang ada di Bumi Bung Karno itu. Terlihat bersama unsur pimpinan TNI/Polri adalah Kapolresta Blitar AKBP Kalfaris Lalo serta Kepala Kejaksaan Negeri Kota Blitar Romulus Haholongan Sitinjak SH MH.

Pengkhotbah Ev Derman Parlungguan Nababan SH MH menegaskan, semangat kemerdekaan tidak cukup hanya dirayakan dengan seremoni. Kemerdekaan juga harus diwujudkan melalui kehidupan yang benar, berintegritas, adil dan penuh kasih.

Mengangkat pesan utama tentang "Bangsa yang Berjalan dalam Kebaikan Dimuliakan Tuhan", Ketua Pengadilan Negeri Blitar itu mengingatkan bahwa pembangunan bangsa tidak cukup hanya dengan membangun gedung dan ekonomi. Menurutnya, pembangunan juga harus menyentuh karakter manusia, karena bangsa yang besar membutuhkan manusia yang benar.

Ia menekankan bahwa "berjalan dalam kebaikan" bukan berarti sesekali melakukan kebaikan atau berbuat baik hanya ketika dilihat orang. Kebaikan harus menjadi jalan hidup: kebenaran menjadi kebiasaan, kejujuran menjadi karakter, integritas menjadi gaya hidup, kasih menjadi budaya, dan keadilan menjadi jalan hidup.

Ia mengajak jemaat untuk tidak hanya berharap perubahan terjadi pada orang lain atau para pemimpin. Perubahan harus dimulai dari diri sendiri—menjadi pribadi yang jujur, mendidik anak dengan baik, dan membangun perdamaian mulai dari keluarga.

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru