Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 25 April 2026

Susi Sinaga, dari Jazz for Sinabung ke Etnik untuk Menyumbang

- Senin, 17 Februari 2014 14:36 WIB
914 view
  Susi Sinaga, dari Jazz for Sinabung ke Etnik untuk Menyumbang
Sib/ist
Susi Sinaga di acara Java Jazz On The Move menuju Java Jazz Festival 2014 di Jakarta
Medan (SIB)- Dra Susi Merry Junita Manullang Br Sinaga makin fokus pada kegiatan sosial. Apalagi sehubungan sejumlah bencana sedang mencoba Indonesia. Bersama sejumlah penggiat sosial, menggaet perempuan dalam wadah Sumatera Women Foundation (SWF) mengadakan Java Jazz On The Move (JJOTM). Dalam acara — menuju Java Jazz Festival  28 February - 2 Maret 2014 di Jakarta — yang diadakan di The View Music Lounge & Bar di Lantai 26 Grand Swis-Belhotel Medan, pekan lalu itu tampil sejumlah jazzer kelas internasional, nasional dan lokal di antaranya Nita Aartsen (vocal, piano, keyboard), Donny Suhendra (electric guitar), Adi Dharmawan (bass), Jalu G. Praditna (traditional percussions), M Iqbal (drums) dan Yeppy Romero Pangaribuan (accoustic guitar).

Acara tersebut selesai dengan manis tapi Susi Sinaga tetap menggeliat dengan aktivitas sosialnya. Menyosialisasikan gerakan Seribu Tangan untuk Anak Sinabung, kader Partai Golkar Medan itu menggalang dana Rp.1.000 PAS (Peduli Pendidikan Anak Sinabung). Bantuan yang terkumpul direalisir dalam pendirian posko Pendidikan Anak Sinabung yang ada di Sinabung. “Saya harus berterima kasih pada semua pihak yang menggalang dana sosial, mulai dari Risma Hutabarat dari Cer & Co,  Java Festival Production, Deddy F Moningka dari KISS para artislah,” ujarnya sambil mengatakan bukan soal jumlah yang diberitakan dan berapa terkumpul tapi memerhatikan dari kemuliaan hati menyumbang sebagai bentuk kepedulian pada sesama.

Uniknya, karena merasa bertanggung jawab dalam penggalangan dana, Susi Sinaga terus mengetengahkan upaya mengumpulkan dana. Minggu, (16/2/2014), dalam Pesta dan Syukuran Bona Taon Pomparan Manullang di Akbid Senior Medan, mengajak orang-orang muda untuk mendonasikan sejumlah dana bagi warga yang kena musibah.

“Sejak dini, sejak bersosialisasi, sangat tepat mengumpulkan dana untuk berbagi. Ini pelajaran terhakiki sebagai manusia sosial, lho,” ujar Susi Sinaga sambil merealisasikan dalam kehidupannya bahwa orang yang berada di lingkungannya ikut melakukan hal serupa. Di lingkungan warga etnik? “Keikhlasan menyumbang itu tak memandang dalam kegiatan apa...tapi harus terus dimaksimalkan!”.

Selain melalui musik lintas genre, kegiatan mengumpulkan dana pun dilakukan dalam pertemuan dengan perempuan khususnya warga miskin kota. (r9/h)




SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru