Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 11 Juni 2026

Perhatikan Asupan Buka dan Sahur saat Berpuasa di Masa Pandemi Covid-19

Redaksi - Minggu, 26 April 2020 18:17 WIB
652 view
Perhatikan Asupan Buka dan Sahur saat Berpuasa di Masa Pandemi Covid-19
merdeka.com
Ilustrasi
Jakarta (SIB)
Ibadah puasa Ramadan pada tahun ini cukup berbeda karena berada dalam ancaman pandemi Covid-19.

Lalu apakah akan ada perbedaan berpuasa di saat pandemi virus corona, khususnya seputar nutrisi saat sahur dan berbuka puasa? Dr. Rita Ramayulis, DCN, MKes Nutrisionis Konsultan Gizi Royal Sport Performance Center Senayan City pun mengatakan sebenarnya asupan gizi orag berpuasa di tengah pandemi sama saja dengan anjuran gizi seimbang.

"Kebutuhan atau asupan gizi sama saja dengan hari biasanya. Hanya saja jamnya yang berbeda. Tidak ada makan siang, namun diganti dengan sahur," ujar Dr. Rita.

Namun, Dr Rita yang juga Ketua Indonesia Sport Nutrisionist Association (ISNA), penggiat hidup sehat menyampaikan hal terpenting yang harus diperhatikan saat puasa ramadan di tengah pandemi virus corona ialah tetap menjaga dan meningkatkan imunitas tubuh.

Saat berbuka puasa, Dr. Rita menyarankan untuk mengembalikan glukosa tubuh dengan mengonsumsi makanan manis. Namun jangan berlebihan agar tidak menurunkan imunitas.

"Kalau glukosa berlebih, imunitas akan menurun. Jadi pilihlah makanan manis seperti konsumsi buah-buahan," paparnya.

Lalu coba hindari menu makanan gorengan, sebab minyak yang digunakan berkali-kali justru membuat kekebalan tubuh berkurang.

"Jadi ada baiknya untuk menghindari makanan berminyak, dan buka puasa dengan konsumsi makanan manis untuk meningkatkan glukosa," tambahnya.

Dr. Rita menyampaikan, makanan utama saat berbuka puasa sebaiknya beri jeda.

"Jadi bisa sholat Magrib dulu, baru makan besar," tuturnya.

Menu utama buka puasa, haruslah dengan kandungan gizi yang lengkap yang dibutuhkan tubuh seperti protein. Di tengah pandemi, protein sangat dibutuhkan tubuh. Namun, protein biasanya mengandung banyak lemak seperti ayam dengan kulitnya, daging, atau kuning telur. Jadi ada baiknya, jika konsumsi ayam tanpa kulit. Cara masak juga harus diperhatikan, jangan selalu digoreng agar protein tidak banyak hilang.

Tak hanya itu, sebelum tidur ada baiknya untuk konsumsi susu hangat, yogurt, kacang rebus, atau pisang sebagai penambah nutrisi. Dr. Rita mengatakan saat sahur pun sama dengan buka puasa yang dibutuhkan banyak protein dan gizi lengkap dari vitamin C, A, E, Zinc.

"Jadi kalau sayur banyakin air, karena airnya mengandung mineral yang baik untuk tubuh, Usahakan tidak mengandung santan. Tapi sayuran bening atau tumis dengan sedikit minyak," tandasnya. (Merdeka.com/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru