Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 11 Juni 2026

Tips Cegah Masalah Kesehatan Kala Terlalu Lama Memakai Masker

* Rutin Bersihkan Kacamata Agar Terhindar dari Resiko Infeksi Covid-19
Redaksi - Minggu, 07 Juni 2020 19:12 WIB
318 view
Tips Cegah Masalah Kesehatan Kala Terlalu Lama Memakai Masker
Pemakaian masker dalam waktu yang lama berpotensi menimbulkan ketidaknyamanan atau bahkan salah-salah memunculkan gangguan kesehatan. Apalagi menyongsong penerapan new normal pandemi virus corona, beberapa kegiatan bakal kembali lagi dilangsungkan.

Dengan begitu pemakaian masker pun salah satu hal yang wajib diterapkan sebagai salah satu bagian protokol kesehatan individu. Lantas bagaimana mencegah gangguan kesehatan di tengah pemakaian masker yang kemungkinan masih akan berlangsung dalam jangka waktu yang lama--mengingat ketidak-pastian kapan pandemi berakhir?

Para ahli kesehatan dan dokter mengungkapkan, waktu maksimal pemakaian masker berkisar antara tiga hingga empat jam. Kalaupun Anda terpaksa berkegiatan di luar atau bekerja di kantor selama delapan jam atau lebih, maka ahli kesehatan masyarakat Hermawan Saputra menyarankan untuk membawa masker cadangan dan menggantinya setiap empat jam sekali.

"Karena tubuh kita ini kan pernapasan kita ini sebenarnya mengandung cairan-cairan yang keluar dari rongga pernapasan berupa uap, yang kalau kita menggunakan masker berarti akan tertampung oleh masker. Kalau kita memakai masker yang sudah kita gunakan dalam rentang 4 jam, ada potensi dihinggapi banyaknya bakteri dan juga basil atau virus lainnya," jelas Hermawan melalui sambungan telepon.

Serupa ditegaskan dokter spesialis penyakit dalam Zubairi Djoerban. "Supaya nyaman dan tidak terlalu mengganggu [kesehatan], empat jam diganti lah," kata dia.

Anjuran tersebut menurut Hermawan berlaku untuk pemakaian masker jenis apapun, baik masker kain, masker bedah ataupun masker N95. Tapi ia pun menuturkan, ada kalanya dalam kondisi tertentu memang tak memungkinkan untuk penggantian.

"Misalnya, langka. Atau, kalau kita cuma punya masker kain satu sedangkan kita ada di ruang publik dan belum bisa pulang untuk mengganti atau mencucinya, berarti ada jeda lebih dari (4 jam) itu pemakaiannya. Itu masih mungkin ditolerir," kata dia lagi.

Selain soal jeda waktu pemakaian, yang juga perlu diperhatikan adalah pemakaian masker bagi mereka yang memiliki kerentanan seperti penyakit pernapasan.

Karena itu Hermawan menyarankan kelompok rentang sebisa mungkin untuk tetap berada di rumah. Sehingga intensitas pemakaian masker pun lebih kecil.

"Untuk orang-orang dengan faktor risiko pernapasan, memang pemakaian masker ini akan menghambat laju pernapasan--bagaimana dia menghirup oksigen dan melepaskan karbondioksida--sehingga ada potensi-potensi gangguan sesak," tutur Dewan Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) tersebut.

"Untuk itu pada mereka yang ISPA maskernya harus dipilih yang betul-betul berkualitas dan lebih baik banyak waktu di rumah agar tidak sering-sering menggunakan masker," tambah Hermawan.

Hal lain yang tak kalah penting dan sudah menjadi bagian dari protokol kesehatan individu adalah pastikan lagi kebersihan tangan setiap kali sebelum dan setelah menyentuh masker--baik sebelum memakai atau setelah melepas. Ingat selalu untuk mencuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun selama 20 detik atau menggunakan cairan pembersih tangan (hand sanitizer).

Kacamata
Sementara itu, tanpa disadari kacamata bisa menjadi media penularan virus corona. Terlebih menurut penelitian, virus ini bisa menetap di permukaan kaca hingga sembilan hari apabila tidak dibersihkan.

Bagi penggunanya, kacamata berpotensi memindahkan virus corona ke tangan. Beberapa orang menggosok mata mereka setelah memegang kacamata atau memasukkan ujung bingkainya ke dalam mulut yang berpotensi menularkan virus corona.

Karena itu ada baiknya untuk rutin membersihkan kacamata agar terhindar dari risiko infeksi virus corona.

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ini adalah beberapa cara untuk membersihkan kacamata agar bersih dari virus corona.
1.Cuci tangan terlebih dahulu
Cuci tangan dengan air dan sabun selama 20 detik, sehingga berbagai sumber penyakit seperti kuman, bakteri, dan virus yang ada di tanganmu tidak berpindah ke kacamata.

2.Basuh dengan air hangat
Basuh kacamata dengan air hangat untuk menghilangkan debu pada kacamata. Setelah itu lap kacamata dengan kain microfiber agar tidak meninggalkan goresan pada lensa.

3.Gunakan sabun
Sabun yang digunakan bisa berupa sabun cuci piring. Teteskan sabun cuci piring di kedua sisi lensa dan bingkai, lalu gosok lembut seluruh bagian kacamata agar terhindar dari goresan.

4.Keringkan pakai kain microfiber
Setelah dibersihkan dan dibasuh kembali untuk menghilangkan sisa sabun yang menempel pada kacamata, maka keringkan dengan kain microfiber hingga kering seluruhnya. (CNNI/dtk/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru