Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 25 April 2026

Menulis Bisa Jadi ‘Self Healing’

Redaksi - Minggu, 13 Desember 2020 10:33 WIB
530 view
Menulis Bisa Jadi ‘Self Healing’
pixabay
Ilustrasi menulis
Jakarta (SIB)
Sisi negatif dari zaman yang serba modern dan digital sekarangini berdampak kepada menurunnya minat baca dan tulis anak.

Kondisi ini berbeda dibandingkan satu dekada lalu. Kalangan anak-anak dan remajamasih menikmati hiburannya melalui bacaan seperti komik, majalah dan koran.

Kini semua telah berubah. Teknologi membuai anak-anak dengan kecanggihannya sehinggaaktivitas membaca secara fisik melalui sebuah buku atau kegiatan menulis dengan alat tulis menjadi hal yang cukup langka.

Dengan kemudahannya dan grafis yang lebih menarik perhatian,anak-anak memilih untuk mencari gawai kesayangannya saat ingin menemukan informasiatau pengetahuan baru. Hampir seluruh aktivitas seperti mendengarkan musik atau berbincang
dengan rekan bermain dilakukan secara virtual.

Melihat hal ini, Lala Elmira, seorang dosen Bahasa Inggrisdi Universitas Indonesia, mendirikan komunitas One Day To Write (ODTW).

Selain untuk meningkatkan minat menulis anak-anak, ada juga kelas untuk remaja serta orang dewasa yang dibuat ODTW.

Lala menjelaskan banyak masyarakat tak menyadari jika aktivitas menulis memiliki banyak
manfaat salah satunya terapi penyembuhan.

“Manfaat dari menulis bukan hanya menyalurkan ekspresi tapi kita juga bisa mendapatkan healing dari kegiatan tersebut, Jadi InsyaAllah ketika menulis kita bisa mendetox secara alami,” ujar Lala Elmira, selaku Founder ODTW pada Kamis, 27 Agustus 2020 di #NgobrasDream.

Berkesempatan mengobrol dengan Lala membicarakan tentangmenulis di era digital, kemarin.

Buat Sahabat Dream yang ketinggalan obrolan kami, bisa langsung saja kepoin IGTVnya Dream.co.id berikut ini. (Dream/d)
Sumber
: Hariansib Edisi Cetak
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru