Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 19 April 2026

OSBMX Medan Tegaskan Eksistensi Sepeda Jadul

Christopel H Naibaho - Minggu, 19 April 2026 16:23 WIB
151 view
OSBMX Medan Tegaskan Eksistensi Sepeda Jadul
Foto:Dok/OSMBX
Komunitas OSBMX berkumpul dalam sebuah kegiatan di Medan.

Medan(harianSIB.com)

Di tengah perkembangan pesat dunia sepeda modern, komunitas OSBMX Medan (Oldschool BMX Medan) hadir sebagai wadah bagi para pecinta sepeda BMX klasik sekaligus menjaga eksistensi BMX jadul era 80–90-an.

Komunitas ini berdiri pada 16 Desember 2016 atas inisiatif Fauzi Lubis. OSBMX Medan lahir dari rasa nostalgia terhadap sepeda BMX lama yang sempat terbengkalai di garasi rumah dalam kondisi tidak terawat. Dari situ muncul keinginan untuk menghidupkan kembali kejayaan BMX old school yang memiliki nilai sejarah sekaligus estetika tersendiri.

Salah satu anggota OSBMX Medan, Ari, mengatakan komunitas ini berawal dari semangat para pecinta BMX jadul dan eks rider era 80–90an yang ingin kembali bernostalgia sekaligus aktif bersepeda. Menurutnya, dari hobi yang sama kemudian terbentuk komunitas yang hingga kini terus berkembang.

Baca Juga:
"Awalnya dari rasa rindu BMX lama dan banyak juga eks rider yang ingin kembali aktif. Dari situ kami berkumpul dan membentuk OSBMX Medan," ujar Ari kepada harianSIB.com, Sabtu (18/4/2026).

OSBMX Medan tidak hanya bergerak di tingkat lokal, tetapi juga terhubung dengan komunitas BMX old school di berbagai kota di Indonesia hingga mancanegara. Di berbagai daerah, komunitas serupa juga aktif dalam upaya pelestarian sepeda BMX klasik sebagai bagian dari sejarah olahraga sepeda.

Untuk bergabung, komunitas ini membuka kesempatan seluas-luasnya bagi siapa saja yang memiliki minat terhadap BMX jadul. "Syarat utamanya cukup memiliki atau mencintai sepeda BMX klasik. Beberapa jenis yang identik dengan komunitas ini antara lain Oyama, Golden Eagle, Orix, Skyway, Hutch, Kuwahara, hingga Raleigh, khususnya produksi era 80–90an," jelasnya.

Dalam kegiatan sehari-hari, OSBMX Medan rutin menggelar kumpul komunitas, event balap cross, hingga touring ke berbagai daerah seperti kawasan Berastagi. Aktivitas ini menjadi sarana mempererat kebersamaan sekaligus menjaga semangat BMX old school tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

Saat ini, komunitas juga tengah mempersiapkan sejumlah agenda, di antaranya event drag race, "One by One Race Battle Vol. 2", serta event tahunan BMX Oldschool Contest yang biasanya digelar setiap akhir tahun dan bertepatan dengan momentum satu dekade OSBMX Medan.

Selain fokus pada hobi dan olahraga, komunitas ini juga memiliki visi untuk mendukung ekonomi mikro para anggotanya. Hal itu diwujudkan melalui pengembangan usaha perbengkelan, jual beli sparepart BMX, sablon kaos, serta memperkuat jejaring persahabatan antaranggota.

Kegiatan rutin OSBMX Medan juga dilaksanakan setiap Minggu pagi saat Car Free Day (CFD) di Kota Medan yang biasa mangkal ( kopdar ) di depan Musium Chong a Fie . Dalam kegiatan tersebut, para anggota melakukan gowes bersama menggunakan BMX klasik sambil berkeliling kota.

Selain menjadi ajang olahraga dan silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat mengenai keberadaan dan nilai historis BMX klasik yang kini semakin langka.

Dengan semangat kebersamaan, Ari menegaskan OSBMX Medan akan terus menjadi wadah pecinta BMX klasik sekaligus menjaga eksistensi sepeda jadul agar tetap dikenal lintas generasi. (*)

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bersepeda Menyusuri Desa, Bupati Sergai Temukan Potensi Pertanian Anggur dan Melon
Mobil Sedan Ringsek Tabrak Bus Listrik di Asrama Haji Medan
Komisi IX DPR Bakal Panggil BGN Buntut Pengadaan Motor Listrik Kepala SPPG
Satlantas Binjai Amankan 14 Sepeda Motor Diduga untuk Balap Liar
Curi Sepeda Motor Honda CRF 150, Warga Binjai Ditangkap di Gunungmelayu Labura
IRT Jadi Korban Tabrak Lari di Helvetia, Pelaku Masih Diburu
komentar
beritaTerbaru