Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 08 Agustus 2026

Polisi Tangkap 8 Orang Terkait Pembacokan Siswa SMP

- Kamis, 12 Oktober 2017 13:08 WIB
375 view
Polisi Tangkap 8 Orang Terkait Pembacokan Siswa SMP
Jakarta (SIB)- Siswa kelas dua SMP, M Sadang (14), dibacok geng motor di Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Para pelaku diringkus dalam waktu singkat.
Awalnya Sadang menutup kios telepon seluler, kemudian melepas lelah di pondokan (tempat tidur yang dibuat dari bambu) di sekitar Kali Cikarang Bekasi Laut (CBL), Minggu (8/10). Belum lama memejamkan mata, korban dihampiri sekelompok remaja yang menamakan dirinya Geng Boxter.

Sadang terbangun akibat bacokan di dada bagian kanan dan tangan kanannya. Warga yang melihat kejadian tersebut berteriak mencari pertolongan. Pelaku kabur melihat warga berdatangan.

"Setelah kejadian, saksi membawa korban ke RS Cibitung Medika. Karena kondisi korban cukup parah, akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati," ujar Kapolsek Cikarang Barat Kompol Hendrik Situmorang saat dimintai konfirmasi Rabu (11/10).

Hendrik mengatakan, dari keterangan saksi dan olah kejadian perkara, anggota mendapati titik terang dari keterangan saksi.

"Keterangan dari saksi, sebagian pelaku dapat dikenali dan akhirnya dilakukan pengejaran," ujarnya.

Hendrik mengatakan para pelaku diringkus tanpa perlawanan pada Rabu (10/10). Total ada delapan pelaku yang terdiri atas orang dewasa serta anak di bawah umur, yakni AY, AJ, DGR, BDR, GS, SA, NM, dan AD.

"Kedelapan pelaku kita amankan dini hari tadi, sekitar pukul 02.30 WIB. Baru delapan orang, saat ini masih didalami, mudah-mudahan berkembang,"
Hendrik membantah bila dikatakan delapan pelaku tersebut sebagai geng motor, meskipun mereka kerap melakukan aksi onar keliling kampung dengan sepeda motor.

"Iya, naik motor. Kalau mereka disebut geng motor, kami belum bisa pastikan, karena ini grup baru. Mereka menamakan dirinya Boxter, yang pengakuannya mereka ini saling kenal. Dan apabila mau saling serang, mereka komunikasikan dengan telepon, kemudian bertemu satu titik hingga akhirnya mencari korban," pungkasnya. (detikcom/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru