Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 10 Agustus 2026

Lanal Sibolga Tangkap Kapal Bom Ikan, 9 ABK Diamankan

- Minggu, 19 Agustus 2018 14:12 WIB
369 view
Sibolga (SIB)- Lanal Sibolga menangkap satu unit kapal bom ikan KM BR-02 dari Teluk Tapian Nauli, tepatnya di sekitar perairan laut Labuan Angin Kabupaten Tapteng. Sebanyak 9 ABK dilaporkan turut diamankan.

Danlanal Sibolga Letkol Laut (P) Fajar Priyanto dalam siaran persnya kepada wartawan, Sabtu (18/8) di Mako Lanal Sibolga  Jalan S Parman Sibolga menjelaskan, penangkapan diawali dari informasi masyarakat yang ditindaklanjuti oleh tim patroli Lanal Sibolga.

"Tim melihat satu unit kapal melaju ke tengah laut lalu dikejar dan saat digeledah ditemukan bahan-bahan peledak untuk bom ikan," katanya.

Menurutnya, Lanal Sibolga saat ini memprioritaskan penegakan hukum terhadap setiap pelanggar dan tindak pidana di laut termasuk penangkapan ikan yang dilakukan secara illegal.

"Menggunakan bahan peledak untuk menangkap ikan di laut merupakan kejahatan terbesar di sektor perikanan karena bisa mengakibatkan hancurnya ekosistem laut seperti terumbu karang," katanya seraya menambahkan penangkapan ini akan dikoordinasikan dengan  instansi terkait seperti pengadilan untuk melakukan pemusnahan terhadap barang bukti yang merupakan bahan-bahan pembuat bom ikan.

Diakuinya, para ABK memang belum melakukan pemboman ikan di laut namun tim patroli Lanal Sibolga sudah memiliki cukup bukti untuk membawa kasus ini diproses secara hukum.

"Di kapal ditemukan bahan - bahan untuk membuat bom ikan di antaranya komposer, belerang, alat pemicu api hingga peralatan selam termasuk adanya pengakuan dari para ABK," katanya.

Ia mengimbau kepada masyarakat luas termasuk nelayan untuk terus menjaga ekosistem laut dengan menggunakan alat-alat tangkap yang ramah lingkungan.
"Kita berharap penggunaan bom untuk menangkap ikan di laut tidak ada lagi sehingga budidaya terumbu karang yang saat ini sudah diprogramkan Lanal Sibolga bisa berjalan dengan maksimal," katanya. (G04/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru