Washington(harianSIB.com)
Bulan Agustus 2026 menghadirkan sejumlah fenomena langit menarik yang sayang untuk dilewatkan. Sepanjang bulan ini, masyarakat di berbagai belahan dunia akan disuguhi gerhana Matahari total, hujan meteor Perseid, Venus yang mencapai kondisi terbaik untuk diamati, hingga gerhana Bulan parsial.
Dikutip dari CNN Indonesia, salah satu fenomena paling dinantikan adalah gerhana Matahari total yang berlangsung pada Rabu, 12 Agustus 2026. Puncak gerhana terjadi pada pukul 17.46 UTC atau Kamis, 13 Agustus 2026 pukul 00.46 WIB.
Sayangnya, masyarakat Indonesia tidak dapat menyaksikan fenomena tersebut. Seluruh rangkaian gerhana berlangsung ketika wilayah Indonesia berada di sisi Bumi yang tidak menghadap Matahari.
Gerhana Matahari total ini dapat diamati dari sejumlah wilayah, antara lain Eropa, Asia Utara, Afrika Utara dan Barat, serta sebagian besar Amerika Utara.
Baca Juga:
Tak lama setelah itu, langit akan kembali dihiasi hujan meteor Perseid yang mencapai puncaknya sekitar 12–13 Agustus.
Fenomena ini terjadi ketika Bumi melintasi aliran debu dan puing-puing yang ditinggalkan oleh komet Swift-Tuttle.