Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 30 April 2026

Kantor Kebudayaan dan Pariwisata Provsu Dibobol OTK

* Seorang Oknum Polisi dan Security Melarang Wartawan Meliput di Lokasi
- Selasa, 28 Januari 2014 12:34 WIB
401 view
Kantor Kebudayaan dan Pariwisata Provsu Dibobol OTK
SIB/Int
Ilustrasi
Medan (SIB)- Kantor Kebudayaan dan Pariwisata Provsu  di Jalan Willem Iskandar, Kecamatan Percut Sei Tuan disatroni perampok, Senin (27/1) dini hari.

Keterangan yang dihimpun di lokasi kejadian, sebelum melakukan aksinya, pelaku yang diperkirakan 3 orang tersebut  bersembunyi di balik pagar lalu merusak 1 kamera CCTV di pos penjagaan kantor. Kemudian para pelaku menyekap 2 security, lalu merusak pintu rollingdoor di depan kantor, sembari membawa masuk 2 security.

Selanjutnya para pelaku menguras benda-benda berharga dari lokasi, yang ditafsir mencapai Rp 1 M lebih.

Ketika awak media akan meliput ke dalam perkantoran,   seorang petugas kepolisian   inisial Aiptu SG, berusaha menghalang-halangi   agar tidak masuk ke dalam. "Kalian tidak boleh masuk, biarkan petugas kepolisian yang bekerja di dalam," cetusnya.

Sementara, salah seorang security langsung menghampiri awak media yang  meliput di depan gerbang perkantoran, sembari marah-marah. "Jangan kalian liput kejadian ini, tidak ada hak kalian di sini untuk meliput, karena saya bertugas dan berhak mengusir kalian," ujarnya.

Sedangkan 2 security yang mengaku disekap dan mengatakan mereka dilarang pihak kantor untuk memberikan keterangan kepada wartawan.

Dari amatan wartawan di lokasi, petugas Polsek Percut Sei Tuan langsung mengitari lokasi,   mencari ejak yang ditinggalkan para pelaku. Petugas juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Hal serupa dilakukan Tim Ident dari Polresta Medan, yang melakukan penyelidikan untuk mencari sidik jari para pelaku.

Terpisah, Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Ronald Sipayung SH SIK ketika dikonfirmasi mengatakan, kasusnya saat ini masih dalam penyelidikan. "Kita telah melakukan olah TKP, dibantu petugas Tim Ident Polresta Medan.

Kasusnya masih dalam penyelidikan. Sedangkan pihak kantor hingga sore ini belum membuat laporan pengaduan, dan kita masih menunggunya," jelasnya.(A24/w)
 
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru