Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 30 April 2026

Polisi Gerebek Lokasi Judi di Kuburan Jepang Delitua

*Sempat Terjadi Bentrok Dengan Oknum Aparat Saat Kembali ke Poldasu
- Rabu, 05 Februari 2014 12:33 WIB
511 view
Polisi Gerebek Lokasi Judi di Kuburan Jepang Delitua
Medan (SIB) - Satgas Pekat Ditreskrimum Poldasu menggerebek lokasi judi perkuburan Jepang di Pasar I, Ardagusema Delitua, Selasa (4/2/2014) sekira pukul 17.30 WIB. Informasi yang diperoleh, penggerebekan itu sempat dihalangi diduga oknum aparat yang disebut-sebut ikut bermain judi di lokasi.

Dalam penggerebekan itu, Satgas Poldasu mengamankan 4 tersangka, terdiri dari tiga warga sipil yaitu T (22) warga Sei Rampah, B (34) warga Kedai Durian Delitua dan seorang lainnya. Sedangkan oknum yang diamankan diketahui berinisial AW.

Kepada wartawan, T mengaku mengojek untuk mengantar pemain yang hendak pulang dari lokasi judi itu. Sementara, tersangka lainnya, B (34) mengaku, ke lokasi itu untuk menjemput temannya yang menghubunginya.

Pasca penggerebekan, puluhan personil Brimob yang mengamankan tersangka terlibat bentrok dengan sejumlah oknum di Jalan Sisingamangaraja, persisnya depan pintu Tol Amplas, Selasa (4/2) sekira pukul 18.30 WIB. Bentrokan terjadi saat puluhan personil Brimob yang hendak kembali ke Poldasu dengan membawa keempat tersangka menggunakan 2 unit truk itu dihentikan sejumlah oknum.

Diduga, puluhan oknum yang menghentikan truk polisi itu mendapat informasi dari beberapa oknum yang mengejar truk tersebut. Seorang warga yang tak mau disebutkan identitasnya mengaku, tidak melihat adanya bentrok fisik saat itu. "Kalau saling pukul tidak kelihatan jelas, tapi mereka sempat saling tolak-menolak dan bersitegang," ujarnya.

Sementara itu, saat sejumlah wartawan yang mencoba meliput kejadian itu, sempat dihardik beberapa oknum aparat. Situasi dapat dikendalikan dan kembali kondusif setelah puluhan personil Brimob memilih meninggalkan lokasi kejadian melalui Tol Amplas. Sedangkan, puluhan oknum itu kembali masuk ke markasnya.

Dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Selasa (4/2) malam, Kasatgas Pekat Ditreskrimum Poldasu AKBP Yusup Saprudin membenarkan perihal bentrok tersebut. Namun, ia tidak bersedia menjelaskan secara rinci kejadian tersebut.

Pantauan wartawan, oknum itu mendapat perawatan dokter di Mapoldasu. Terlihat sejumlah personil PM yang diduga akan membawa oknum tersebut setelah mendapat perawatan. (A23/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru