Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 02 Juli 2026

Simpan Sabu Dalam Perut Lewat Anus, Kurir Jaringan Riau-NTB Ditangkap di Soetta

Redaksi - Kamis, 02 Juli 2026 17:29 WIB
117 view
Simpan Sabu Dalam Perut Lewat Anus, Kurir Jaringan Riau-NTB Ditangkap di Soetta
Foto: Dok. Istimewa
Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu jaringan lintas pulau Riau-NTB.

Polisi kemudian membawa kedua tersangka ke RS EMC Tangerang untuk dilakukan tindakan pemeriksaan X-ray dan pengeluaran narkoba dari dalam perutnya.

"Berhasil dikeluarkan dari tubuh tersangka Musa sebanyak empat bungkus plastik bening ukuran sedang dan dari tubuh tersangka Muhammad Guntur sebanyak empat bungkus plastik bening ukuran sedang," ungkap Eko.

Dari hasil interogasi, diketahui bahwa narkoba jenis sabu itu diperoleh dari seseorang yang bernama Sofian alias Pian yang berada di Pulau Rupat, Bengkalis, Riau, dan rencananya akan diantar ke seseorang yang diketahui bernama Isnaini als PP Bara yang berada di Sumbawa.

Dengan membawa para tersangka, tim kemudian melakukan controlled delivery atau pengiriman di bawah pengawasan guna menangkap pemesan barang di Sumbawa, NTB.

"Sekira jam 23.30 Wita tim tiba di tempat yang telah diarahkan oleh tersangka Isnaini. Tim segera mengamankan tersangka Isnaini berikut alat komunikasi yang digunakan untuk berkomunikasi dengan tersangka Musa," ucap Eko.

Brigjen Eko menyoroti bagaimana para tersangka bisa lolos dari bandara asal. Berdasarkan interogasi, para pelaku diduga memanfaatkan ketiadaan teknologi body scanner di bandara.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Simpan Sabu Dua Pemuda Ditangkap Polres Tanjung Balai
Simpan Sabu di Tempat Beras, IRT Dituntut 1 Tahun Suaminya 7 Tahun di PN Simalungun
Simpan Sabu di Celana Dalam, 2 IRT Ditangkap Petugas Keamanan Bandara Kualanamu
Simpan Sabu Dalam Tas, Seorang Pria Diamankan Personil Polsek Kota Kisaran
Simpan Sabu 27.20 Gram, Kiki Dituntut 15 Tahun Penjara
Jukir Ditangkap Simpan Sabu
komentar
beritaTerbaru