Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 09 Agustus 2026

Kapolrestabes Medan: Scientific Crime Investigation Jadi Kunci Ungkap Kematian Wanita dengan Luka Tembak

Roy Surya D Damanik - Kamis, 06 Agustus 2026 22:20 WIB
348 view
Kapolrestabes Medan: Scientific Crime Investigation Jadi Kunci Ungkap Kematian Wanita dengan Luka Tembak
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak

Medan(harianSIB.com)

Polrestabes Medan menegaskan pengungkapan kasus kematian seorang wanita berinisial L (35), yang ditemukan tewas dengan luka tembak di bagian kepala di kediamannya di Komplek Bumi Asri, Kecamatan Medan Helvetia, pada Minggu (2/8/2026) dilakukan sepenuhnya melalui Scientific Crime Investigation (SCI).

Di saat bersamaan, Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sumut juga masih mendalami dugaan keterlibatan seorang oknum anggota kepolisian dalam peristiwa tersebut, khususnya terkait penggunaan senjata api.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak dalam keterangannya di Mapolrestabes, Kamis (6/8/2026) mengatakan sejak menerima laporan, tim gabungan bergerak melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) secara menyeluruh dengan melibatkan Tim Inafis dan Laboratorium Forensik. Seluruh barang bukti yang ditemukan di lokasi telah diamankan untuk diperiksa secara ilmiah.

"Seluruh proses penyelidikan dilakukan berdasarkan pembuktian ilmiah. Olah TKP sudah dilaksanakan, seluruh barang bukti yang ditemukan di sekitar lokasi telah diamankan dan diperiksa di Laboratorium Forensik," ujarnya.

Baca Juga:
Tidak hanya barang bukti di lokasi, kata Calvijn, seluruh benda yang digunakan korban maupun saksi juga telah disita untuk menjalani pemeriksaan laboratorium guna memastikan keterkaitannya dengan peristiwa tersebut. Polisi juga telah melakukan autopsi terhadap jenazah korban.

"Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh untuk mengetahui penyebab kematian sekaligus memastikan ada atau tidaknya tanda-tanda kekerasan lain, baik akibat benda tumpul maupun benda tajam. Selain itu, Tim Forensik memeriksa jelaga dan residu tembakan yang ditemukan pada tubuh korban. Hasil analisis tersebut akan menjadi bagian penting dalam pembuktian ilmiah dan dipaparkan oleh tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Sumatera Utara," ungkapnya.

Calvijn menegaskan pihaknya tidak ingin terburu-buru mengambil kesimpulan sebelum seluruh hasil pemeriksaan forensik selesai.

"Kami tidak ingin berspekulasi dan hanya menyampaikan fakta yang diperoleh dari hasil pemeriksaan ilmiah," katanya.

Dalam perkembangan penyelidikan, polisi juga menemukan adanya bekas luka lama pada tubuh korban. Temuan tersebut diperoleh dari hasil autopsi dan diperkuat melalui olah TKP serta dokumentasi forensik.

"Hasil investigasi melalui autopsi dokter forensik dan olah TKP menunjukkan adanya bekas luka lama. Luka tersebut bukan luka yang baru terjadi," jelasnya.

Menurut Calvijn, penyidik telah menelusuri asal-usul luka tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi yang mengetahui kondisi korban sebelum kejadian. Sementara itu, sejumlah barang bukti dan kronologi peristiwa masih terus didalami. Kapolrestabes juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi maupun menggiring opini melalui media sosial.

"Kami berharap penyampaian informasi di media sosial tetap berdasarkan fakta dan tidak memengaruhi proses penyelidikan," tegasnya.

Di sisi lain, Bidang Propam Polda Sumut masih melakukan pemeriksaan terhadap dugaan pelanggaran yang melibatkan seorang oknum anggota kepolisian. Fokus pemeriksaan diarahkan pada dugaan penggunaan senjata api dalam peristiwa tersebut.

"Proses di Propam masih berlangsung untuk menggali beberapa hal yang terjadi kemarin. Yang menjadi perhatian adalah adanya tindakan yang berkaitan dengan penggunaan senjata api. Mengenai saksi-saksi, nanti akan kami sampaikan setelah proses pemeriksaan lebih lanjut," ujar Calvijn.

Menanggapi informasi dari pihak keluarga mengenai status hubungan korban dan pasangannya, Kapolrestabes menegaskan persoalan perceraian telah memiliki putusan dari pengadilan.

"Terkait penanganan awal, saya memastikan personel kepolisian langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan. Berdasarkan informasi yang diterimanya, laporan pertama disampaikan oleh seseorang berinisial IH sebelum diteruskan kepada petugas di lapangan," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang wanita ditemukan tewas di kediamannya di Komplek Bumi Asri, Blok G, Kota Medan, Minggu (2/8/2026). Peristiwa tersebut mengundang perhatian warga dan aparat kepolisian yang langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). (*)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Kapolrestabes Medan: Patroli Gabungan Skala Besar Dilaksanakan Pada Jam Rawan
Kapolrestabes Medan Imbau Pemilik Warnet Tidak Buka 24 Jam
Kapolrestabes Medan Berbagi Nasi Bungkus ke Petugas Kebersihan
Kapolrestabes Medan Silaturahmi ke Ponpes AL Mundziri
Kapolrestabes Medan Dadang Hartanto Juara I Pertandingan Menembak HUT ke-73 Korps Brimob
Kapolrestabes Medan Beri Tali Asih untuk Remaja Cacat dan Wanita Stroke
komentar
beritaTerbaru