Anak Mandor Bus Travel di Pematangsiantar, Christian Antonio Sirait Lulus Akmil AD 2026
Pematangsiantar(harianSIB.com)Anak Mandor Bus Travel di Pematangsiantar, Christian Antonio Sirait (19) berhasil lulus masuk Akademi Militer
Medan(harianSIB.com)
Polrestabes Medan menegaskan pengungkapan kasus kematian seorang wanita berinisial L (35), yang ditemukan tewas dengan luka tembak di bagian kepala di kediamannya di Komplek Bumi Asri, Kecamatan Medan Helvetia, pada Minggu (2/8/2026) dilakukan sepenuhnya melalui Scientific Crime Investigation (SCI).
Di saat bersamaan, Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sumut juga masih mendalami dugaan keterlibatan seorang oknum anggota kepolisian dalam peristiwa tersebut, khususnya terkait penggunaan senjata api.
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak dalam keterangannya di Mapolrestabes, Kamis (6/8/2026) mengatakan sejak menerima laporan, tim gabungan bergerak melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) secara menyeluruh dengan melibatkan Tim Inafis dan Laboratorium Forensik. Seluruh barang bukti yang ditemukan di lokasi telah diamankan untuk diperiksa secara ilmiah.
"Seluruh proses penyelidikan dilakukan berdasarkan pembuktian ilmiah. Olah TKP sudah dilaksanakan, seluruh barang bukti yang ditemukan di sekitar lokasi telah diamankan dan diperiksa di Laboratorium Forensik," ujarnya.
Baca Juga:Tidak hanya barang bukti di lokasi, kata Calvijn, seluruh benda yang digunakan korban maupun saksi juga telah disita untuk menjalani pemeriksaan laboratorium guna memastikan keterkaitannya dengan peristiwa tersebut. Polisi juga telah melakukan autopsi terhadap jenazah korban.
"Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh untuk mengetahui penyebab kematian sekaligus memastikan ada atau tidaknya tanda-tanda kekerasan lain, baik akibat benda tumpul maupun benda tajam. Selain itu, Tim Forensik memeriksa jelaga dan residu tembakan yang ditemukan pada tubuh korban. Hasil analisis tersebut akan menjadi bagian penting dalam pembuktian ilmiah dan dipaparkan oleh tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Sumatera Utara," ungkapnya.
Calvijn menegaskan pihaknya tidak ingin terburu-buru mengambil kesimpulan sebelum seluruh hasil pemeriksaan forensik selesai.
"Kami tidak ingin berspekulasi dan hanya menyampaikan fakta yang diperoleh dari hasil pemeriksaan ilmiah," katanya.
Dalam perkembangan penyelidikan, polisi juga menemukan adanya bekas luka lama pada tubuh korban. Temuan tersebut diperoleh dari hasil autopsi dan diperkuat melalui olah TKP serta dokumentasi forensik.
"Hasil investigasi melalui autopsi dokter forensik dan olah TKP menunjukkan adanya bekas luka lama. Luka tersebut bukan luka yang baru terjadi," jelasnya.
Menurut Calvijn, penyidik telah menelusuri asal-usul luka tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi yang mengetahui kondisi korban sebelum kejadian. Sementara itu, sejumlah barang bukti dan kronologi peristiwa masih terus didalami. Kapolrestabes juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi maupun menggiring opini melalui media sosial.
"Kami berharap penyampaian informasi di media sosial tetap berdasarkan fakta dan tidak memengaruhi proses penyelidikan," tegasnya.
Di sisi lain, Bidang Propam Polda Sumut masih melakukan pemeriksaan terhadap dugaan pelanggaran yang melibatkan seorang oknum anggota kepolisian. Fokus pemeriksaan diarahkan pada dugaan penggunaan senjata api dalam peristiwa tersebut.
"Proses di Propam masih berlangsung untuk menggali beberapa hal yang terjadi kemarin. Yang menjadi perhatian adalah adanya tindakan yang berkaitan dengan penggunaan senjata api. Mengenai saksi-saksi, nanti akan kami sampaikan setelah proses pemeriksaan lebih lanjut," ujar Calvijn.
Menanggapi informasi dari pihak keluarga mengenai status hubungan korban dan pasangannya, Kapolrestabes menegaskan persoalan perceraian telah memiliki putusan dari pengadilan.
"Terkait penanganan awal, saya memastikan personel kepolisian langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan. Berdasarkan informasi yang diterimanya, laporan pertama disampaikan oleh seseorang berinisial IH sebelum diteruskan kepada petugas di lapangan," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, seorang wanita ditemukan tewas di kediamannya di Komplek Bumi Asri, Blok G, Kota Medan, Minggu (2/8/2026). Peristiwa tersebut mengundang perhatian warga dan aparat kepolisian yang langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). (*)
Pematangsiantar(harianSIB.com)Anak Mandor Bus Travel di Pematangsiantar, Christian Antonio Sirait (19) berhasil lulus masuk Akademi Militer
Sibuhuan(harianSIB.com)Seorang pemuda berinisial MSH (21), warga Desa Tarapun Raya, Kecamatan Muara Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan,
Tangerang(harianSIB.com)Polisi mengungkap alasan di balik penganiayaan terhadap PG, seorang pria yang menjadi korban kekerasan oleh rekan ke
Batubara(harianSIB.com)Bupati Batubara H. Baharuddin Siagian, meninjau kondisi pelayanan, fasilitas, serta sarana dan prasarana di RSUD H. O
Beringin(harianSIB.com)Sesosok mayat Mr X (pria tanpa identitas) ditemukan tergeletak di pinggir jalan Blok 8 Dusun VIII, Desa Serdang, Keca
Medan(harianSIB.com)Seorang pria diketahui bernama Ade Prananda Siregar, warga Jalan Pipit, Perumnas Mandala, Kecamatan Percut Sei Tuan, Del
Sergai(harianSIB.com)Seorang perempuan lanjut usia (lansia) berinisial R (69), warga Dusun III Kampung Betung, Desa Silau Rakyat, Kecamatan
Pematangsiantar(harianSIB.com)Satu unit rumah milik warga bermarga Silaban, di Simpang Kerang, Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Siantar Mart
Tebingtinggi(harianSIB.com)Sebagai bentuk antisipasi dalam menghadapi aksi unjuk rasa (Unras), personel Sat Samapta Polres Tebingtinggi mela
Binjai(harianSIB.com)Kemerdekaan bukan sekadar tanggal merah di kalender. Di balik merah putih yang berkibar, tersimpan darah, air mata dan
Karo(harianSIB.com)Lima rumah yang terbuat dari kayu di Desa Tanjung Barus, Kecamatan Barusjahe, Kabupaten Karo, terbakar, Jumat (7/8/2026)
Belawan(harianSIB.com)Tim Macan Polres Pelabuhan Belawan mengamankan tiga unit sepeda motor, dua senjata tajam, satu ketapel sejumlah anak p