Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 20 September 2026

Dari Operator Judol Jadi Kurir Narkoba, Oknum DJ Diciduk Polrestabes Medan

Roy Surya D Damanik - Minggu, 20 September 2026 13:15 WIB
171 view
Dari Operator Judol Jadi Kurir Narkoba, Oknum DJ Diciduk Polrestabes Medan
Foto Dok/Polrestabes Medan
Kasatres Narkoba Polrestabes Medan AKBP Rafli Yusuf Nugraha menginterogasi oknum DJ berinisial RM dan FS karena jadi kurir narkoba jenis pod getar, di Mapolrestabes, Minggu (20/9/2026).

Medan(harianSIB.com)

Seorang disc jockey (DJ) berinisial RM (33) warga Jalan Sei Batang Hari, Kecamatan Medan Sunggal, harus berurusan dengan hukum setelah ditangkap Satres Narkoba Polrestabes Medan karena menjadi kurir narkoba jenis pod getar.

RM ditangkap bersama rekannya, FS (36) warga Jalan Gaperta, Kecamatan Medan Helvetia. Dari keduanya, polisi mengamankan 100 pcs pod getar yang terdiri dari dua merek berbeda.

Kasatres Narkoba Polrestabes Medan AKBP Rafli Yusuf Nugraha, Minggu (20/9/2026) mengatakan RM diamankan pada Senin (14/9/2026) malam, setelah pihaknya menerima informasi adanya dugaan transaksi narkoba di sebuah warung yang berada di kawasan perumahan mewah di kawasan Jalan Asrama, Medan.

"Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Unit 1 Satres Narkoba melakukan penyelidikan. Polisi kemudian mendapati RM yang diduga hendak melakukan transaksi," ujarnya.

Baca Juga:
Ia menambahkan, saat akan diamankan, RM sempat mencoba melarikan diri menggunakan sepeda motor. Namun, upayanya gagal setelah petugas melakukan pengejaran dan berhasil meringkusnya tepat di gerbang perumahan.

"Pelaku ini merupakan DJ. Dia juga baru kembali dari Kamboja menjadi operator judi online (judol). Saat kami tangkap di dalam perumahan kawasan Medan Sunggal, pelaku mencoba melarikan diri dengan sepeda motor, namun tim berhasil menangkap persis di gerbang perumahan," ungkapnya.

Dari hasil pemeriksaan katanya, petugas menemukan 100 pcs pod getar yang disimpan di dalam sebuah plastik. Barang tersebut terdiri dari 60 pcs pod getar merek Batman dan 40 pcs merek Yakuza. Menurut Rafli, RM mengaku baru sekitar 2 bulan terakhir terlibat dalam aktivitas jual beli pod getar tersebut. Dalam jaringan itu, RM diduga berperan sebagai kurir.

"RM disebut tergiur upah jutaan rupiah yang dijanjikan kepadanya apabila berhasil mengantarkan 100 pcs pod getar tersebut sampai ke tujuan. Pengakuan awal, pelaku baru kali ini menjadi kurir," katanya.

Tangkap Teman Pelaku

Tak berhenti sampai di situ sebutnya, polisi kemudian melakukan pengembangan. Hasilnya, petugas menangkap FS di Jalan Setia Budi, Kecamatan Medan Sunggal.

FS diduga turut membantu RM dalam proses pengantaran narkoba. Selain itu, FS disebut berperan sebagai perantara sekaligus pengumpul uang hasil penjualan narkoba.

"Setelah menangkap RM, kami lakukan pengembangan dengan menangkap satu pelaku lagi. Pelaku kedua ini turut membantu pelaku pertama dalam mengantarkan narkoba dan berperan sebagai perantara serta pengumpul uang hasil penjualan narkoba," terang Rafli.

Lanjutnya, dari hasil pengembangan tersebut, polisi masih memburu dua orang lainnya yang diduga berperan sebagai pemasok barang haram tersebut. Kedua pemasok yang kini masuk dalam daftar pencarian polisi itu masing-masing berinisial ER dan U. Rafli memastikan pihaknya akan terus melakukan pengejaran hingga kedua pemasok tersebut berhasil ditangkap.

"Modus peredaran narkoba dapat berubah-ubah, termasuk dari sisi bentuk maupun kemasan. Namun, pihaknya memastikan setiap jaringan peredaran narkoba yang terungkap akan terus diburu.Kami sampaikan, untuk para pelaku narkoba di Kota Medan, narkoba mungkin bisa saja berubah bentuk atau berbagai kemasan modus. Tapi kami pastikan hukum akan tetap mengejar Anda. Kami akan kejar, tangkap hingga tuntas," pungkasnya.(*)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Terduga TPPO Hendak Terbang ke Myanmar Diamankan di Bandara Kualanamu
Pemerintah Keluarkan Aturan Operator Dilarang Hapus Sisa Kuota Internet, Wajib Sediakan Pilihan Layanan
Pelayanan Kependudukan Makin Dekat, Operator Desa Resmi Jadi Ujung Tombak di Humbahas
Hari Kartini, Operator SPBU Pertamina Sumbagut Kenakan Kebaya Layani Pelanggan
Hanya Sehari Beroperasi, PLTN Terbesar di Dunia Kashiwazaki-Kariwa Ditunda
Pemadaman Listrik di RSUD Kotapinang Mendapat Kecaman Masyarakat
komentar
beritaTerbaru