Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 30 April 2026

2 Perampok Ditangkap Polisi di Warnet

- Sabtu, 15 Februari 2014 14:28 WIB
1.776 view
 2 Perampok Ditangkap Polisi di Warnet
Sib/ist
DS, tersangka perampokan (kiri) saat diwawancarai wartawan di Mako Polsek Percut Sei Tuan.
Medan (SIB)- Dua dari 6 spesialis perampok sepedamotor dengan modus mengancam korbannya dengan pisau, diringkus petugas Reskrim Polsek Medan Area, Jumat (14/2/2014) pukul 03.00 WIB.

Informasi yang dihimpun di kepolisian, penangkapan kedua tersangka berawal ketika petugas Reskrim melakukan razia diĀ  warung internet (Warnet) Jalan Mandala By Pass, Medan Denai yang buka 24 jam. Ketika itu kedua tersangka, DS (16) dan IS (18) keduanya warga Jalan Trikora 2 Gg Bersama, Medan DenaiĀ  sedang asik bermain internet, dan petugas mengamankan keduanya, selanjutnya melakukan penggeledahan.

Saat di geledah, dari balik pinggang IS petugas menemukan pisau. Dan kedua tersangka saat itu tidak dapat menunjukkan identitasnya. Selanjutnya kedua tersangka diboyong ke Mako, untuk proses lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan, kedua tersangka telah melakukan perampokan sebanyak 4 kali di berbagai tempat. Terakhir para tersangka merampok sepedamotor di Jalan William Iskandar, Percut Sei Tuan. Polsek Medan Area langsung berkoordinasi dengan Polsek Percut Sei Tuan. Tak lama, petugas Reskrim Polsek Percut langsung datang ke Mako Area, dan menjemput tersangka DS untuk pemeriksaan. Sedangkan IS terpaksa mendekam di sel tahanan Polsek Area, dikenakan Undang-Undang Darurat Tahun 1951, karena kepemilikan senjata tajam.

DS ketika diwawancarai wartawan mengaku, saat melakukan perampokan mereka ada 6 orang. "Kami ada 6 orang bang, di antaranya aku sendiri, IS yang saat ini ditahan di Polsek Medan Area, MS, LS, JS dan WS. Sudah 4 kali kami merampok sepedamotor, yang pertama di daerah Helvetia, P Brayan, Medan Kota dan terakhir di wilayah Percut Sei Tuan. Modusnya sama, kami mengancam leher korbannya dengan pisau, setelah korbannya tak berdaya, sepedamotornya kami bawa pergi," ungkapnya.

Tambahnya, awalnya tersangka diajak teman-temannya. "Sebelum merampok, aku diajak teman-temanku bang. Kata temanku, dengan cara merampok cepat mendapat uang. Akhirnya aku ketagihan untuk ikut merampok bang. Aku tak sekolah lagi, karena tidak memiliki biaya untuk bersekolah," jelasnya.

Terpisah, Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Ronald Sipayung SH ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya akan mengembangkan kasusnya. "Kita akan berkoordinasi dengan polsek-polsek lain, khususnya Polsek Medan Area untuk pengembangan kasus tersangka. Identitas tersangka yang lain telah kita kantongi, dan petugas kita sedang melakukan pengejaran terhadap tersangka lainnya," ujarnya.(A24/d)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru