Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 27 Agustus 2026

Zikri Tewas Dibantai Perampok di Percut Sei Tuan

- Sabtu, 22 Februari 2014 11:38 WIB
4.619 view
 Zikri Tewas Dibantai Perampok di Percut Sei Tuan
SIB/Roy Damanik
Kojek, yang diduga korban perampokan dan ditemukan telah tewas di rumahnya, komplek Nabila III Jalan Desa Sei Rotan Dusun 3 kecamatan Percut Sei Tuan.
Medan (SIB)- Warga sekitar Jalan Desa Sei Rotan Dusun 3 Kecamatan Percut Sei Tuan tepatnya komplek Nabila III dihebohkan dengan penemuan mayat Zikri Muliadi alias Kojek (32) di kamar tidurnya, dengan posisi terlentang dan wajah ditutup bantal, Jumat (21/2/2014).

Keterangan yang dihimpun di lokasi kejadian, korban ditemukan istrinya Siti Rosmawati (32). Pada Kamis (20/2), korban yang kuli bangunan itu, tidur seorang diri di dalam rumah. Sedangkan istri korban dan anaknya saat itu ke rumah sakit menjenguk keluarga yang melahirkan.

Keesokan paginya, seorang mandor bangunan, Yusri mendatangi rumah Kojek dan melihat kondisi pintu rumah dalam keadaan terbuka. Ketika korban dipanggil-panggil, Kojek tidak memberi sahutan. Selanjutnya mandor tersebut langsung menghubungi Siti via telepon seluler dan mengatakan jika pintu rumah terbuka lebar. Mendapat laporan tersebut, Siti akhirnya pulang ke rumahnya. Sesampainya di dalam rumah tepatnya di dalam kamar, Siti langsung terkejut dan berteriak minta tolong, melihat suaminya dengan posisi terlentang di atas tempat tidur, sudah tidak bernyawa lagi.

Mendengar teriakan tersebut, tetangga korban datang ke lokasi. Selanjutnya Siti melaporkan kejadian itu ke sanak keluarga dan diteruskan ke Polsek Percut Sei Tuan. Mendapat laporan tersebut, personil Reskrim Polsek dan Tim Ident dari Polresta Medan mendatangi lokasi untuk olah TKP.

Dari olah TKP, dipastikan korban tewas akibat dibunuh dengan cara membekap wajah korban dengan bantal lalu mencekiknya dan pelaku diduga lebih dari satu orang. Sebelum melancarkan aksinya, para pelaku merusak jendela belakang rumah lalu masuk ke dalam. Selanjutnya pelaku menghabisi nyawa korban dan menggondol 1 unit sepedamotor Honda Revo warna hitam, serta 1 unit HP.

Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Ronald Sipayung SH SIK ketika dikonfimasi mengatakan, kasus tersebut masih dalam penyelidikan. "Kita masih melakukan penyelidikan dan diduga motifnya karena perampokan, hal tersebut dikarenakan sepedamotor dan handphone korban hilang dari rumah itu. Saat ini 4 saksi telah kita mintai keterangannya, termasuk istri korban. Korban dibawa ke instalasi jenazah RSU dr Pirngadi Medan untuk keperluan otopsi," ujarnya. (A24/q)



SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru