Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 27 Agustus 2026

Tersangka Jambret Diamuk Massa di Percut Sei Tuan

- Senin, 24 Februari 2014 14:01 WIB
1.697 view
Tersangka Jambret  Diamuk Massa di Percut Sei Tuan
SIB/Roy Damanik
MRB, Tersangka jambret saat diamankan di Polsek Percut Sei Tuan.
Medan (SIB)- Seorang tersangka jambret, MRB (26) warga Panyabungan, Mandailing Natal diamuk massa di Pajak Gambir Pasar 8 Tembung, n Percut Sei Tuan setelah   merampas dompet Minggu (23/2).

Keterangan yang dihimpun, aksi tersangka cukup unik. Ketika itu MRB mendatangi lokasi seorang diri,  menjual masker kepada warga yang  berbelanja dan pedagang. Saat menjajakan jualannya, tersangka juga memperhatikan calon korbannya yang tampak lengah.

Tiba-tiba MRB melihat seorang wanita paruh baya  mengapit dompetnya di ketiak. Tersangka terus mengikuti calon korbannya sepanjang beberapa meter.

Melihat korbannya sibuk menawar harga, tersangka langsung merampas dompet tersebut dan langsung kabur. Korban yang mengetahui  dijambret,  berteriak jambret, sehingga warga   langsung menendang kaki tersangka hingga terjatuh ke jalan.

Melihat MRB terjatuh, warga  menghakimi tersangka hingga babak-belur dan membawanya ke Polsek Percut Sei Tuan, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

MRB ketika diwawancarai wartawan mengaku spontan merampas dompet tersebut. "Pencurian itu aku lakukan dengan spontan bang dan tidak ada rencana sama sekali.

Memang aku butuh uang, untuk ongkos pulang ke kampung halamanku. Sedangkan hasil penjualan masket tidak cukup untuk biaya ke kampung," ungkap tersangka .

Tersangka mengaku sebelumnya pernah mencuri di kampungnya. " Sudah 3 kali aku mencuri bang. 2 kali di kampung, dan saat itu yang aku curi ayam dan pakaian di jemuran. Yang terakhir di Pajak Gambir ini," tambah anak ke dua dari 5 bersaudara ini.

Terpisah, Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Ronald Sipayung SH SIK melalui Kanit Reskrim, AKP Zulkifli Harahap ketika dikonfirmasi menjelaskan, pihanya saat ini masih menunggu korbannya untuk membuat laporan pengaduan.

"Hingga kini kita masih menunggu korbannya untuk membuat laporan. Sedangkan barang bukti berupa dompet, masih dicari petugas kita di lokasi kejadian. Tersangka hingga  kita proses di Mako," ujarnya.(A24)
 
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru