Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 27 Agustus 2026

Mojok dan Pacaran di SMA Plus-Rantauprapat, Pekerja Depot Ditikam Perampok

- Selasa, 11 Maret 2014 16:54 WIB
3.401 view
Mojok dan Pacaran di SMA Plus-Rantauprapat, Pekerja Depot Ditikam Perampok
Rantauprapat (SIB)- Sedang asyik berpacaran di lingkungan SMAN 3 Plus Jalan WR Supratman Rantauprapat, sepasang kekasih yakni Sandi Suardi (23), warga Gang Sado Rantauprapat dengan pacarnya Indah (18), warga Rantauprapat ditodong 2 perampok bersenjata tajam, Minggu (9/3/2014) malam. Karena melawan, Sandi yang seharinya bekerja di usaha depot air isi ulang ditikami kawanan perampok tersebut.

Informasi dihimpun wartawan, kejadian itu bermula ketika Sandi dan Indah sedang asyik nongkrong di atas sepedamotor yang diparkir di areal lingkungan SMAN 3 Plus Rantauprapat itu. Namun saat berada di lokasi yang gelap dan jauh dari permukiman masyarakat itu, kedua korban tiba-tiba didatangi 2 pria tak dikenal yang langsung menodongkan pisau.

"Sambil nodong pisau, mereka minta uang dan handphone," ujar Indah saat mengadu ke Polres setempat. Tapi saat itu, Sandi spontan melawan. Alhasil, 4 tikaman mendarat di bagian dada kiri, telinga kiri dan lengan kiri korban. Seketika itu, korban roboh bersimbah darah.

Sedangkan kedua perampok kabur membawa satu unit handphone dan uang Rp 10 ribu milik korban. "Uang Rp 10 ribu dan handphone dibawa perampok itu," ungkap Indah.

Melihat korban bersimbah darah, Indah langsung meminta pertolongan warga dan Sandi pun hingga kini masih mendapatkan perawatan di salah satu klinik di depan stasiun kereta api, Jalan WR Supratman, Rantauprapat.

Sejumlah warga mengakui bahwa kerap kali terjadi aksi pemerasan dan perampokan yang sedang berpacaran di lokasi gelap itu. Salah seorang warga, Warman (29) mengakui lokasi itu acap dijadikan tempat bermesraan pasangan remaja, karena selain komplek SMA Plus itu remang- remang juga jauh dari kebisingan dan pemukiman warga.

"SMA Plus itu memang sudah menjadi tempat orang pacaran, aku dulu waktu belum nikah juga pernah ke situ, tapi untung tidak pernah didatangi preman," kata Warman.

Kapolres Labuhanbatu melalui Kasubbag Humas Polres Labuhanbatu AKP MT Aritonang SH membenarkan adanya laporan pengaduan terkait aksi perampokan tersebut. "Ya, pelakunya masih dalam lidik" sebutnya.

(D10/f)

 
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru