Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 28 Agustus 2026

Dua Polisi Berkelahi di Cafe di Jakarta Timur, Senpi pun Menyalak

- Kamis, 27 Maret 2014 16:49 WIB
992 view
Dua Polisi Berkelahi di Cafe di Jakarta Timur, Senpi pun Menyalak
Jakarta (SIB)- Entah apa yang ada dipikiran dua anggota polisi ini. Sebagai sesama anggota Bhayangkara seharusnya mereka kompak dan memberi contoh yang baik ke masyarakat. Bukannya malah berkelahi dan melepaskan tembakan ke udara.

Informasi yang dikumpulkan wartawan, Selasa (25/3/2014), peristiwa ini terjadi di sebuah cafe di kawasan Pinang Ranti, Jakarta Timur. Perkelahian keduanya terjadi sekitar pukul 03.30 WIB di sekitar Jl Pintu II TMII.

Anggota polisi yang terlibat keributan ini yakni Bripka OS yang bertugas di Polsek Pondok Gede dan Bripka A yang bertugas di Polres Jakarta Timur.

Awal mula keributan karena terjadi salah paham antar kedua anggota Polri itu ketika mengunjungi cafe tersebut. Di dalam cafe mereka saling bersenggolan sehingga terjadi adu mulut. Keributan tersebut tidak selesai sampai di situ, usai cafe tersebut tutup kedua anggota polri tersebut kembali cekcok mulut di halaman parkir.

Entah apa pemicunya, OS yang bertugas di Polsek Pondok Gede tiba-tiba dipukul oleh A anggota polisi yang bertugas di Polres Jakarta Timur. OS mengalami luka di bagian pelipis. Tak hanya itu OS juga sempat dibanting.

Bripka A rupanya masih emosi, kemudian dia mengeluarkan senjata api miliknya dan menembakkannya ke udara satu kali. Beruntung tidak ada korban jiwa akibat peristiwa tersebut. OS sendiri langsung dibawa ke RS Polri Sukamto, Kramat Jati untuk mendapatkan perawatan.

Sementara itu saat dikonfirmasi Kasie Propam Polres Metro Jaktim Kompol Ramli Latif membenarkan peristiwa tersebut. Kedua anggota polisi itu sempat digelandang ke kantor Polres Jaktim.

"Iya semalam ada kejadian itu, keduanya sempat kita bawa ke Polres untuk diambil keterangan," ujar Ramli ditemui di Mapolres Jaktim.

Ia mengungkapkan kasus tersebut ditangani Polda Metro Jaya. Lantaran keributan anggota polri melibatkan dua wilayah.

"Kasusnya kini dilimpahkan ke Polda Metro Jaya. Propam Polda yang nanganin kasusnya," ungkap Ramli.(detikcom/d)   


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru