Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 30 April 2026

Salah Diagnosa 15 Tahun Lalu, Wanita Thailand Tuntut Rumah Sakit

- Senin, 05 Juni 2017 19:28 WIB
504 view
BANGKOK (SIB) -Seorang wanita Thailand mengambil langkah hukum setelah 15 tahun yang lalu rumah sakit di Negeri Gajah Putih salah memberikan diagnosa dan menyebut ia menderita HIV. Sebagaimana dikutip dari The Nation, Minggu (4/6) Suthida Sangsumart (23) setiap harinya harus meminum obat anti-HIV serta sabar dengan stigma publik setelah ia didiagnosa menderita penyakit tersebut. Namun ia terkejut ketika kembali melakukan tes darah di Red Cross Society Anonymus Clinic pada pekan ini.

Sangsumart menemukan fakta bahwa ia tidak menderita HIV. Bahkan perempuan Thailand itu mengajak pengacaranya, Songkran Achariyasab, dan pihak media untuk menyaksikan tes darah tersebut. Air mata langsung menetes ketika dokter memperlihatkan tes darah yang ia lakukan sebanyak dua kali dan memastikan bahwa ia memang bebas dari HIV. Sangsumart menjelaskan bahwa ia sebelumnya pernah dites di rumah sakit lain namun ia datang ke Red Cross Society Anonymus Clinic demi memperlihatkan hasil yang resmi.

Sangsumart pada 15 tahun yang lalu dinyatakan menderita HIV oleh seorang dokter di Rumah Sakit Suvarnabhumi di Provinsi Roi Et. "Semenjak itu saya mulai meminum obat HIV. Saya harus pindah ke Provinsi Samut Prakart setelah orang-orang di kampung halaman tidak menyukai saya akibat kematian ayah (meninggal akibat AIDS) saya dan dokter mendiagnosa saya memiliki AIDS," ujarnya.

Karena itulah ia akan menuntut rumah sakit yang salah mendiagnosanya itu dan meminta langkah disipliner terhadap dokter yang dulu memeriksa tes darahnya. (thenation/okz/f)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru