Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 28 April 2026

Virus Corona Sudah Renggut 9 Nyawa di AS, Total 125 Orang Terinfeksi

* Trump Sumbangkan Gajinya untuk Perangi Wabah Corona
Redaksi - Kamis, 05 Maret 2020 20:52 WIB
264 view
Virus Corona Sudah Renggut 9 Nyawa di AS, Total 125 Orang Terinfeksi
Yahoonews/USAToday
Presiden Donald Trump menyaksikan simulasi saat melakukan kunjungan ke Pusat Penelitian Vaksin milik Institut Kesehatan Nasional AS, Rabu (4/3) di Bethesda, Maryland. Presiden Trump menyumbangkan gajinya untuk membantu upaya memerangi virus coron
Washington (SIB)
Korban meninggal akibat virus corona di wilayah Amerika Serikat (AS) bertambah menjadi 9 orang. Diungkapkan bahwa semua korban meninggal berasal dari panti jompo yang sama di negara bagian Washington. Seperti dilansir AFP, Rabu (4/3), otoritas kesehatan setempat menyatakan delapan korban meninggal berasal dari King County dan satu lainnya berasal dari Snohomish County. Semuanya ada di negara bagian Washington. Secara nasional, sudah 125 orang terinfeksi virus corona di wilayah AS. Tidak disebutkan mengenai berapa jumlah pasien corona yang telah sembuh.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), seperti dilansir CNN, sekira 48 pasien di antaranya merupakan warga yang dipulangkan dari luar negeri terkait wabah virus corona. Sebanyak 45 pasien merupakan penumpang kapal pesiar Diamond Princess yang sempat dikarantina di Jepang. Tiga pasien lainnya merupakan warga yang dievakuasi dari Wuhan, China, yang menjadi asal virus corona.

Sekira 77 pasien lainnya tersebar di sedikitnya 13 negara bagian AS. Negara bagian California -- 26 kasus -- dan Washington -- 27 kasus --menjadi wilayah dengan kasus virus corona terbanyak di AS. Panti jompo dan fasilitas rehabilitasi bernama Life Care Centre diketahui ada di pusat wabah virus corona di AS sejauh ini. Penyelidikan tengah dilakukan terhadap penyebaran wabah virus corona di fasilitas ini.

Kini, panti jompo itu telah melarang kunjungan dari anggota keluarga para penghuninya, hingga pemberitahuan lebih lanjut. Pantai jompo itu juga menangguhkan penerimaan penghuni baru untuk sementara. Diketahui total ada 108 penghuni dan 180 staf di panti jompo itu. Juru bicara Harborview Medical Centre di Seattle, Washington, Susan Gregg, menyatakan otoritas kesehatan publik setelah sedang berupaya mengidentifikasi para staf yang mungkin melakukan kontak dengan para korban. "Dalam koordinasi dengan Kesehatan Publik, kita telah menentukan bahwa beberapa staf mungkin terpapar (virus corona) saat bekerja di unit perawatan intensif di mana para pasien sebelumnya dirawat," sebut Gregg.

Presiden AS Donald Trump baru saja mengunjungi Institut Kesehatan Nasional di pinggiran ibu kota Washington DC untuk mendorong percepatan upaya pengembangan vaksin bagi virus corona. Trump menyebut situasi di negara bagian Washington sebagai 'hot spot' untuk saat ini. Ditegaskan Trump bahwa pemerintah belum mempertimbangkan pembatasan perjalanan domestik.

Sumbangkan Gaji
Sementara itu, Presiden Donald Trump menyumbangkan gajinya untuk membantu upaya memerangi wabah virus corona. Trump menyumbangkan gaji sekira US$ 100 ribu (Rp 1,3 miliar) kepada Badan Kesehatan dan Layanan Masyarakat (HHS). Seperti dilansir media AS, Fox News, Rabu (4/3), Sekretaris Pers Gedung Putih, Stephanie Grisham, mengumumkan bahwa gaji Trump akan didonasikan untuk 'menghadapi, mengatasi dan memerangi' virus corona. "Dia menyumbangkan gaji kuartal keempat tahun 2019 kepada Badan Kesehatan dan Layanan Masyarakat untuk mendukung upaya yang telah diambil dalam menghadapi, mengatasi dan memerangi #coronavirus," demikian cuitan Grisham di Twitter.

Diketahui bahwa Trump sebelumnya telah berjanji akan menyumbangkan gajinya ke berbagai departemen pemerintahan. Terakhir kali, Trump menyumbangkan US$ 100 ribu untuk perjuangan melawan krisis opioid dan sebelum itu dia menyumbangkan jumlah yang sama untuk Departemen Keamanan Dalam Negeri, Departemen Transportasi dan Departemen Urusan Veteran.

Sejauh ini, otoritas AS mengonfirmasi 125 kasus virus corona di wilayahnya. Korban meninggal akibat virus corona di AS bertambah menjadi 9 orang, yang semuanya ada di negara bagian Washington. Ada beberapa pasien yang telah sembuh namun jumlah pastinya tidak diungkap ke publik.

Pekan lalu, Gedung Putih meminta Kongres AS mengabulkan pengeluaran tambahan sebesar US$ 2,5 miliar untuk memerangi wabah virus corona atau Covid-19. Dana itu akan digunakan untuk membantu pemerintah federal AS, juga membantu pemerintah negara bagian dan badan-badan lokal, dalam persiapan menghadapi wabah virus corona. Di sisi lain, dana itu juga digunakan untuk alokasi dana bagi pengembangan vaksin. Dana tambahan itu juga akan dipakai untuk me-reimburse Pentagon atau Departemen Pertahanan AS, yang tengah menampung orang-orang yang dievakuasi dari China dan harus menjalani karantina selama 14 hari di beberapa pangkalan militer di California. (AFP/dtc/d)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru