Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 10 Juli 2026

Jalan Pematangsiantar-Parapat Diperlebar Berbiaya Ratusan Miliar Rupiah

- Rabu, 13 September 2017 22:19 WIB
545 view
Jalan Pematangsiantar-Parapat Diperlebar Berbiaya Ratusan Miliar Rupiah
SIB/Linggom Parhusip
PELEBARAN JALAN: Karyawan PT Bumi Karsa bekerja memperlebar Jalinsum Pematangsiantar-Parapat di wilayah Kecamatan Jorlang Hataran Simalungun, Selasa (12/9).
Tiga Balata (SIB)- Pengguna jalan G Simanjuntak, Tampubolon dan Pasaribu mengapresiasi pelebaran jalan lintas Sumatera Pematangsiantar-Parapat yang dikerjakan PT Bumi Karsa, Selasa (12/9).

Pengguna jalan berterimakasih kepada pemerintah karena sudah memperlabar jalan sehingga kendaraan akan lebih leluasa saat berpapasan apalagi jalan itu menuju objek wisata Danau Toba, ujar Simanjuntak, Selasa (12/9).

General Superintenden PT Bumi Karsa Hamdan ST ketika dikonfirmasi mengatakan, titik nol pelebaran jalan mulai dari Gapura  pembatas Kota Pematangsiantar dengan Kabupaten Simalungun di Desa Sampuran dengan penambahan bahu jalan masing-masin 1,20 meter kiri dan kanan jalan.

"Lebar Jalinsum sekarang ini 7 meter kemudian akan ditambah 2,40 meter sehingga total lebar badan jalan nantinya akan menjadi 9.40 meter dan akan dihotmix," ungkapnya.

Dikatakan, sumber dana dari APBN Kementerian Pekerjaan Umum (PU) pusat dengan biaya ratusan miliar rupiah dikerjakan secara multiyears tiga tahun lamanya. "PT Bumi Karsa mulai bekerja tahun 2017 dan berakhir tahun 2019. Pengerjaannya meliputi pelebaran jalan, penambalan dan pengaspalan serta pembagunan tembok penahan jalan," tutur Hamdan.

Di tempat terpisah Konsultan Supervisi Pt Seecons KSO D Alfonso Panjaitan ST menerangkan    rencana pelebaran jalan untuk tahun 2017 sekitar 5 kilometer dimulai dari titik nol Gapura batas Pemko Siantar dengan Pemkab Simalungun menuju Parapat.

"Progres pelebaran jalan saat ini 1.75 kilometer dan total lebar kiri kanan 2.40 meter, dikerjakan secara bertahap agar tidak terjadi kemacetan," tambahnya. (D13/h)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru