Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 15 Juni 2026

Praktisi Pendidikan Harapkan Materi Debat Capres Lebih Menyentuh Persoalan Masyarakat

Redaksi - Selasa, 19 Desember 2023 20:20 WIB
440 view
Praktisi Pendidikan Harapkan Materi Debat Capres Lebih Menyentuh Persoalan Masyarakat
Foto: Ist/harianSIB.com
Pdt Sunggul Pasaribu MPAK
Pematangsiantar (SIB)
Praktisi pendidikan Pdt Sunggul Pasaribu MPAK mengharapkan debat calon presiden yang berikutnya bisa mengevaluasi, baik performa maupun esensi materi dapat lebih ditingkatkan ke arah yang menyentuh masalah dan persoalan yang dihadapi masyarakat, bangsa dan negara, agar masyarakat sebagai pemilih tidak ragu dalam menjatuhkan pilihan kepada salah satu pasangan capres/ cawapres, yang dianggap layak memimpin Indonesia lima tahun ke depan (periode Tahun 2024-2029).
"Sebab jika mereka bertiga tidak menyentuh hati masyarakat dan membicarakan solusi, maka bisa saja rakyat tidak tertarik untuk datang ke tempat pemungutan suara untuk memilih. Kita mendoakan dan berharap debat berikutnya akan lebih menarik, simpatik dan benar-benar menyentuh inti persoalan yang tengah dihadapi," katanya kepada SIB, akhir pekan lalu di Pematangsiantar.
Menurutnya, semua kandidat capres/cawapres masing-masing punya kelebihan dan kekurangan. Serta seluruh rakyat Indonesia telah menyaksikan bagaimana tampil dalam debat beberapa waktu lalu, dimana masing-masing punya kelebihan dan kekurangan. Serta telah disaksikan rakyat Indonesia, bagaimana para capres, telah memaparkan visi dan misi,jika nantinya terpilih menjadi presiden. Juga sudah mendengarkan bagaimana para capres mengutarakan maksud mereka dalam memimpin Indonesia 5 tahun ke depan.
Dikatakan, ada berbagai motivasi dan tujuan dari masing-masing pasangan capres dan cawapres, yang berbeda-beda seperti karena selama ini belum melihat perubahan yang signifikasi, sehingga muncullah niatnya menjadi orang nomor satu di Indonesia ini untuk melakukan perubahan. Khususnya dibidang penegakan dan reformasi hukum, agar jangan tumpul ke atas, tapi tajam ke bawah.
“Secara umum dinilainya semua capres memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing. Ada yang unggul dalam memaparkan (performance), tapi esensi materi belum konkrit dan belum menyentuh kehidupan nyata masyarakat. Juga ada capres yamg menanggapi pertanyaan dari capres yang lain terlihat santai dan enteng dijawab, meski esensi masalah terlihat agak sederhana dan belum mendalam ke titik persoalan yang dialami masyarakat,” sebutnya. (D3)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru