Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 26 Juni 2026

Tutup Prodi Pendidikan Pertama Tamtama TNI AD TA 2024, Pangdam I/BB: Jadilah Prajurit yang Baik

Andomaraja Paga Sitio - Kamis, 15 Agustus 2024 14:30 WIB
708 view
Tutup Prodi Pendidikan Pertama Tamtama TNI AD TA 2024, Pangdam I/BB: Jadilah Prajurit yang Baik
Foto: harianSIB.com/Andomaraja Paga Sitio)
Pangdam I/BB Mayor Jenderal TNI Mochammad Hasan, menyerahkan medali dan ijazah kepada perwakilan prajurit di Lapangan Jenderal Sudirman Rindam I/BB Kota Pematangsiantar, Kamis (15/8/2024).
Pematangsiantar (harianSIB.com)
Pangdam I/BB Mayor Jenderal TNI Mochammad Hasan, memimpin upacara penutupan program studi Pendidikan Pertama Tamtama TNI AD TA 2024 di Lapangan Jenderal Sudirman Rindam I/BB Kota Pematangsiantar, Kamis (15/8/2024).

Pangdam Mochammad usai penutupan saat diwawancarai wartawan, mengatakan sebanyak 154 orang prajurit telah selesai mengikuti program studi (Prodi) pendidikan pertama.

"Mereka ini nantinya akan mengikuti pendidikan di satuan kecabangan lanjutan masing-masing," kata Hasan.

Dijelaskan dia, mereka ini akan dikirim ke luar Sumatera dan ada juga yang tinggal disini untuk pendidikan lanjutan kecabangan di Rindam I/BB.

"Ada sekitar 40 % yang tinggal di sini (Rindam) dan sisanya akan dikirim mengikuti pendidikan lanjutan kecabangan di Bandung, Jakarta, Malang dan pulau Jawa," sebut Pangdam.

Dia berharap, para prajurit yang baru saja dilantik kiranya bisa lebih baik karena ke depan tantangan cukup besar dan berat. Selain itu juga mereka berkarier tidak hanya di Tamtama maupun Bintara, tapi perjuangan mereka akan sampai ke perwira.

"Kita ingin prajurit TNI AD yang baru saja diambil sumpah sebagai prajurit pertama supaya lebih baik dari pada kami ini ke depannya," harap Pangdam.

Dalam kesempatan itu juga, Pangdam Mochammad meminta seluruh prajurit yang baru dilantik lebih baik menjalankan tugas ke depannya.

"Jadilah prajurit yang baik dan hormat kepada pimpinan serta sayang kepada keluarga dan orangtua," ucapnya.

Menurut Pangdam, kalian itu harus bangga sebagai prajurit TNI, karena telah dilantik dan akan mengikuti pendidikan lanjutan. Untuk itulah, jadilah prajurit yang terhormat yang mati karena berjuang untuk negara dari pada mati akibat kenakalan atau kecelakaan.

"Saya sangat prihatin melihat kasus yang terjadi bagi prajurit belakangan ini. Kalian ini prajurit muda dan garda terdepan negara dan masih panjang karier. Jangan sia-siakan kesempatan yang telah diberikan pimpinan dan keluarga," pintanya.

Lanjut Pangdam menegaskan, prajurit supaya teruslah berkarya dan mengasah kemampuan untuk menguasai teknologi saat ini." Kalian bukan sekadar prajurit TNI AD dan jadilah teladan bagi masyarakat dan bangsa," pungkasnya. (*)

Editor
: Bantors Sihombing
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru