Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 29 Agustus 2026

Petani Keluhkan Jembatan Gorong-gorong Jalan Usaha Tani Rusak

Sutan S Silaen - Jumat, 18 Oktober 2024 21:10 WIB
328 view
Petani Keluhkan Jembatan Gorong-gorong Jalan Usaha Tani Rusak
(Foto SIB News Network|SNN / Sutan Silaen)
PATAH : Jembatan jalan usaha tani tampak patah dan rata dengan air dalam tali air. Foto dipetikJumat (18/10/2024).
Sergai (harianSIB.com)

Petani di Blok 2 Desa Pematang Terang Kecamatan Tanjung Beringin Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) keluhkan jembatan gorong-gorong jalan usaha tani yang rusak dan patah, Jumat (18/10/2024).

Diketahui, jembatan gorong-gorong di jalan usaha tani tersebut dipergunakan masyarakat untuk mobilisasi dalam hal pertanian. Saat ini sedang musim panen di desa ini, dan banyak aktivitas menggunakan jalan usaha tani dan melewati jembatan yang patah tersebut.

Petani yang melintas, mengaku bernama Simanjuntak, mengeluh dan kesulitan saat melintasi jembatan yang patah ini. Apalagi saat volume air banyak menggenangi tali air tersebut di musim penghujan ini.

Aktivitas petani saat ini adalah melangsir hasil panen dari sawah ke kampung menggunakan jalan usaha tani ini. Petani melangsir menggunakan sepeda motor mengangkat padi yang telah diisi ke dalam goni.

Saat melintas di jembatan yang patah ini, banyak pelangsir yang terjatuh dan terpeleset, padi yang dibawa menggunakan sepeda motorpun ikut terjatuh dan menjadi basah.

"Kami dah tiga hari gak melangsir dari sana karena jalannya parah, jembatan gorong-gorong yang patah itupun licin kali, aku pernah terpeleset, Sitoruspun pernah terpeleset di situ, kamipun dah malas lewat situ melangsir," ucap Simanjuntak.

Petani berharap agar pemerintah desa bersama dengan kelompok tani dan P3A di Desa Pematang Terang dapat bekerjasama memperbaiki jembatan yang patah ini.

"Harus segera diperbaiki itu, habis musim panen ini jembatannya harus sudah normal kembali, supaya kegiatan petani tidak terganggu. Desa dan Kelompok Tani serta P3A harus sama-sama membenahi ini," tutupnya. (**)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru