Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 29 Agustus 2026

Aksi Pencurian Sawit di Desa Pematang Kuala Sergai Marak, Warga Resah

Sutan S Silaen - Kamis, 24 Oktober 2024 16:58 WIB
246 view
Aksi Pencurian Sawit di Desa Pematang Kuala Sergai Marak, Warga Resah
Foto SIB News Network|SNN / Sutan Silaen
Tampak kebun sawit milik B br Simanjuntak di Dusun I Desa Pematang Kuala Kecamatan Teluk Mengkudu Sergai, Kamis (24/10/2024).
Sergai (harianSIB.com)
Aksi pencurian buah kelapa sawit semakin marak terjadi di Desa Pematang Kuala, Kecamatan Telukmengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai). Kondisi ini menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat pemilik kebun sawit, karena mengakibatkan kerugian akibat kehilangan hasil panen.

Meskipun warga telah meningkatkan upaya penjagaan terhadap kebun mereka, para pelaku pencurian tetap berhasil melakukan aksinya. Biasanya, pencurian terjadi saat pemilik kebun sedang tidak berada di lokasi untuk beristirahat di rumah.

B boru Simanjuntak, warga Dusun I Desa Pematang Kuala, mengungkapkan bahwa buah sawit di kebunnya sering hilang menjelang masa panen.

"Buah-buah sawit yang hilang itu biasanya yang sudah siap dipanen beberapa hari lagi," ungkapnya kepada jurnalis SIB News Network (SNN) pada Kamis (24/10/2024).

Simanjuntak menambahkan bahwa dirinya sudah melakukan upaya ekstra untuk menjaga kebun sawitnya. Setiap hari, dari pagi pukul 07.00 WIB hingga sore pukul 18.00 WIB, ia berada di kebun, namun pencurian tetap saja terjadi.

"Saya setiap hari dari jam 07.00 pagi hingga jam 18.00 sore berada di kebun. Saya melakukan patroli dan berbagai pekerjaan lainnya, tapi buah sawit saya tetap hilang. Rasanya kesal dan lelah menghadapi para pencuri ini," keluhnya.

Sementara itu, M. Sitorus, warga lainnya, mengaku kesal karena buah sawit di kebunnya sering hilang sebelum dipanen. Karena tidak tahan lagi, ia akhirnya memutuskan untuk menebang semua pohon sawit di kebunnya.

"Saya sering kehilangan buah sawit yang siap dipanen. Saat hendak dipanen, buahnya sudah hilang. Akhirnya, karena kesal, saya tebang semua pohon sawit saya, meskipun hanya 1 rante lebih," ujarnya.

Warga berharap agar aparat pemerintah, baik dari Pemerintah Desa Pematang Kuala maupun pihak kepolisian setempat, segera mengambil tindakan tegas untuk menghentikan aksi pencurian sawit yang meresahkan ini. (**)

Editor
: Bantors Sihombing
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru