Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 15 Mei 2026

Peduli Literasi, Parlin Dony Sipayung Sumbang Buku ke Perpustakaan Tebingtinggi

Humala Siagian - Rabu, 02 Juli 2025 17:20 WIB
69 view
Peduli Literasi, Parlin Dony Sipayung Sumbang Buku ke Perpustakaan Tebingtinggi
Foto dok / Martin Siagian
Dr ( Cand) Parlin Dony Sipayung SH MH serahkan buku kepada Kadis Perpustakaan, Rabu (02/07/2025) di ruang buku Perpustakaan.
Tebingtinggi(harianSIB.com)

Bentuk kepedulian terhadap minat membaca (literasi), Dr ( Cand) Parlin Dony Sipayung SH MH menyumbangkan buku hasil karya tulisannya ke Dinas Perpustakaan Tebingtinggi, Rabu (02/07/2025).

Adapun 4 buah yang diberikan, yakni berjudul Metodologi Penelitian Ilmiah, Pengantar Hukum Lingkungan, Hukum Anggaran Pilar Keuangan Negara yang Berkeadilan dan Hukum Ketenagakerjaan diterima langsung oleh Kadis Perpustakaan Tebingtinggi Muhammad Fadly.

Parlin Dony Sipayung yang merupakan salah satu dosen di Fakultas Hukum Universitas Simalungun Siantar mengatakan pemberian buku ini sebagai dukungan terhadap peningkatan literasi dan penambahan koleksi buku di Perpustakaan Tebingtinggi.

"Semakin banyaknya koleksi buku di perpustakaan akan menambah daya tarik pembaca khususnya pelajar maupun mahasiswa," ucapnya.

Dijelaskan Parlin yang putra kelahiran Kecamatan Silou Kahean Simalungun, untuk mendukung pewujudkan visi misi Wali Kota Tebingtinggi di bidang pendidikan maka harus diperbanyak referensi baik berbentuk dibukukan sehingga kualitas pengetahuan meningkatkan.

"Secara pribadi saya mendukung peningkatan kualitas pengetahuan (pendidikan), berawal dari hal yang kecil dan menuangkan pemikiran ke dalam buku. Kedepan saya akan menyerah buku lagi," ujarnya.


Sementara itu, Kadis Perpustakaan Muhammad Fadly sangat berterima kasih atas pemberian buku yang diberikan tersebut.

"Orang-orang seperti ini yang kita butuhkan, kita bangga sama masyarakat Tebingtinggi dimana masih banyak yang peduli untuk kemajuan Kota Tebingtinggi ini," ungkapnya.

Fadly juga memaparkan program Perpustakaan yakni pihak akan membuka komunitas penulis buku dan memprogram "Ngopi Literasi".

" Ngopi literasi bentuk pencerahan sehingga suasana membaca tidak membosankan lagi," katanya (**)

Editor
: Bantors Sihombing
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru