Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 13 Mei 2026

Setdakab Tapteng Monitoring Program MBG, Pastikan Sesuai Prosedur

Rosianna Anugerah Hutabarat - Jumat, 10 Oktober 2025 20:47 WIB
1.293 view
Setdakab Tapteng Monitoring Program MBG, Pastikan Sesuai Prosedur
Foto: Dok/ Diskominfo
Staf Ahli Pemerintahan, Hukum dan Politik Setdakab, Boy Rahman Hasibuan mengecek MBG di Tapanuli Tengah, Jumat (10/10/2025).

Tapteng(harianSIB.com)

Staf Ahli Bidang Sosial Kemasyarakatan Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Tapanuli Tengah (Tapteng), bersama Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) memonitoring dua dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Sarudik dan Kecamatan Tapian Nauli, Jumat (10/10/2025).

Adapun 2 SPPG yang ditinjau yaitu, SPPG Kecamatan Sarudik Yayasan Bening Cahaya Mandiri dan SPPG Tapian Nauli Yayasan Sentosa Berkah Madani.

Staf Ahli Pemerintahan, Hukum dan Politik Setdakab Tapteng, Boy Rahman Hasibuan menyampaikan, kegiatan ini merupakan monitoring program MBG ini untuk memastikan pelaksanaannya sesuai prosedur dan petunjuk teknis (juknis).

Baca Juga:
"Tentunya kita pada hari ini melakukan pengecekan kualitas dan kuantitas makanan yang didistribusikan serta kebersihan lingkungan di SPPG tersebut," ujarnya.

Boy menekankan kepada pengelola SPPG agar konsisten menjaga kualitas makanannya, pendistribusiannya tepat waktu, bahan-bahan makanan yang digunakan sesuai dengan juknis dan standar BGN sehingga kualitas makanan tetap baik.

Sementara itu, Staf Kesehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Tengah Wendi Kusuma Wardhana, mengimbau SPPG agar mengurus sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) yang wajib dimiliki oleh dapur Program Makan Bergizi Gratis.

Sertifikat ini merupakan bukti dapur tersebut memenuhi standar kebersihan, sanitasi dan higienitas yang ditetapkan untuk menjamin keamanan dan mutu makanan yang diproduksi untuk program MBG.

"SPPG juga harus mengedepankan kebersihan lingkungan, personal dan lingkungan kerja masing-masing, bagaimanapun makanan yang kita distribusikan untuk anak anak sekolah, ibu hamil dan ibu menyusui jangan sampai ada yang keracunan karena dampak keracunan ini cukup besar terhadap kesehatan dan bisa bisa dipantau dari Kementerian Kesehatan," kata Wardhana.

Turut berhadir Plt Kepala Dinas Pendidikan Tapteng, Johannes Simanjuntak, Dinas Kesehatan Tapanuli Tengah. (**)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pastikan Kualitas Makanan Bergizi, SPPG Cempedak Lobang Terapkan Standar Ketat
Program Makan Bergizi Gratis di Deliserdang Tanpa Kasus Keracunan
Penyaluran LPG untuk Dapur MBG di Taput Diduga Tidak Dibeli dari Agen Resmi
Bupati Sergai Dorong PKK Jadi Mitra Strategis Pemerintah Wujudkan Zero Stunting
Bupati Sergai Dorong PKK Jadi Mitra Strategis Pemerintah Wujudkan Zero Stunting
Polsek Siantar Barat Monitoring Pembagian MBG di SMP Swasta Kartika
komentar
beritaTerbaru