Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 02 April 2026

Antrean BBM di Sidikalang Capai Berjam-Jam, Warga dan Rombongan Gereja Terjebak hingga Tak Bisa Pulang

Oki Lenore - Kamis, 04 Desember 2025 20:48 WIB
742 view
Antrean BBM di Sidikalang Capai Berjam-Jam, Warga dan Rombongan Gereja Terjebak hingga Tak Bisa Pulang
Foto Dok/ IG
Kendaraan mengantre BBM hingga mengular panjang di Sidikalang, Dairi, Kamis (4/12/2025).

Dairi(harianSIB.com)

Antrean panjang kendaraan untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM) terjadi di sejumlah SPBU di Sidikalang, Dairi, Kamis (4/12/2025). Banyak warga tertahan berjam-jam, termasuk rombongan Persekutuan Gereja-Gereja Pentakosta Indonesia (PGPI) Medan yang ikut mengantre hingga empat jam tanpa hasil.

Rombongan yang dipimpin Ketua PGPI Medan, Pdt Dr Ridwan Ego Lumbantobing MPdK, bersama Ibu Gembala GPdI Putri Sion Medan Tembung, Pdt Ns Heidy Sitanggang MPdK, semula hendak kembali ke Medan seusai acara Natal GPdI Jemaat Immanuel Desa Kuta–Sidikalang, Rabu (3/12). Namun perjalanan mereka tertahan akibat kelangkaan BBM.

"Kembali ke Medan belum bisa karena masih 'mordong-ordong' di SPBU," ujarnya sambil bergurau bahwa mereka menunggu "pasukan khusus dari Medan membawa BBM."

Baca Juga:
Antrean serupa juga dialami mobil pengangkut bantuan kemanusiaan. Kendaraan berlogo salah satu partai dan bergambar Presiden RI Prabowo Subianto ikut mengular lebih dari tiga kilometer di SPBU Batang Beruh Sidikalang.

Novan Sinaga, yang membawa bantuan dari Medan menuju Sorkam, Tapteng, mengaku terjebak antrean sejak Rabu (3/12/2025). "Belum lagi macet di banyak lokasi," katanya. Rombongannya sempat berhenti di depan Kantor Kejaksaan Dairi pada Kamis (4/12/2025).

Kesulitan serupa dialami sopir dump truk pengangkut batu, Erik Sihombing. Ia tiba di jalur antrean dekat Kantor Bupati Dairi pada Rabu (3/12/2025) pukul 11.30 WIB. Hingga Kamis (4/12/2025) pukul 08.30 WIB, truk yang dikemudikannya belum bergerak.

"Sudah empat hari empat malam, bang. Ini lagi antre, tidak tahu dapat giliran nanti atau tidak," keluhnya. Akibat antrean berkepanjangan, ia tidak memperoleh pendapatan apa pun sejak perjalanan pulang-pergi Dairi-Deliserdang memakan waktu 96 jam.

Di SPBU Batang Beruh Sidikalang, antrean memanjang hingga Simpang Empat dan Simpang Salak. Sejumlah pengendara bahkan terlihat mendorong kendaraan dengan mesin mati untuk mempertahankan posisi antre.

Kondisi ini membuat aktivitas warga terganggu dan perjalanan banyak pihak tertunda. Hingga kini belum ada informasi pasti mengenai normalisasi pasokan BBM di wilayah Sidikalang. (**)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Natal Pemkab Dairi Disesuaikan dengan FDT
Amblas Jalan Nasional Sidikalang Doloksanggul Nyaris Putus
Jalan Desa Sopobutar-Pardomuan Dairi Rusak
Polres Dairi Amankan Oknum Polisi Pakpak Bharat
FPRB Desa Dairi Dibekali untuk Peningkatan Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana
Pengumuman Peserta yang Lulus Ujian CAT CPNS di Dairi Dilakukan Panselnas SSCN
komentar
beritaTerbaru