Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 11 Mei 2026

7 Alat Berat Diterjunkan Normalisasi Sungai Aek Doras Sibolga Julu

Marlon Pasaribu - Senin, 15 Desember 2025 12:44 WIB
595 view
7 Alat Berat Diterjunkan Normalisasi Sungai Aek Doras Sibolga Julu
Foto Dok / Humas Polres Sibolga
ALAT BERAT: Satu dari tujuh alat berat yang diterjunkan, Senin (115/12/2025) sedang melakukan normalisasi sungai Aek Doras Sibolga Julu yang menjadi daratan akibat pendangkalan dan penyempitan alur sungai pasca bencana banjir dan tanah longsor.

Sibolga(harianSIB.com)

Sebanyak 7 alat berat diterjunkan melakukan normalisasi sungai Aek Doras Sibolga Julu yang menjadi daratan akibat pendangkalan dan penyempitan alur sungai pasca bencana banjir dan tanah longsor sebagai upaya pencegahan terjadinya bencana susulan.

Menurut Kasihumas Polres Sibolga AKP Suyatno menjawab wartawan harianSIB.com lewat telepon, Senin (15/12/2025), kegiatan normalisasi sepanjang aliran sungai ini melibatkan sebanyak tujuh unit alat berat jenis eskavator, bantuan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota Sibolga.

"Alat-alat berat tersebut difungsikan untuk melakukan pengorekan tanah dan material sedimentasi yang menghambat aliran sungai," katanya seraya merinci lokasi operasional eskavator diantaranya kawasan Pantai Ujung Sibolga, samping Sekolah SMA Negeri 1 Sibolga, samping Sekolah SMP Negeri 6 Sibolga, dan Jalan Dolok Martimbang.

Selama kegiatan normalisasi ini berlangsung, Kabag Ops Polres Sibolga bersama Kasat Intelkam Iptu Suryantoni, didampingi personel Satuan Intelkam turut melaksanakan kegiatan monitoring dan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket).

Baca Juga:
Proses evakuasi yang dilakukan, kata Suyatno dengan cara pengorekan tanah dan material sedimen di sepanjang aliran sungai sehingga aliran air dapat kembali lancar hingga bermuara ke Pantai Ujung Sibolga.

"Hasil evakuasi berupa tanah dan material endapan diangkut menggunakan mobil truk diesel dan dilangsir menuju lokasi pembuangan di kawasan Pantai Ujung Sibolga (Pajus Sibolga)," katanya.

GOTONG ROYONG

Terpisah, pasca terjadinya bencana alam tanah longsor dan banjir yang melanda wilayah Kota Sibolga pada Selasa, (25/11/ 2025), jajaran Polres Sibolga melalui Bhabinkamtibmas terus kepedulian dan kehadirannya di tengah masyarakat yang terdampak.

Bersama staf kelurahan, kepala lingkungan (kepling), serta warga setempat, melaksanakan kegiatan gotong royong pembersihan material longsor yang menimpa rumah warga, jalan dan fasilitas umum yang mengganggu aktivitas masyarakat sekitar.

Dengan menggunakan peralatan seadanya, personel kepolisian bersama warga bahu-membahu membersihkan material longsor guna mempercepat pemulihan kondisi lingkungan serta memastikan keamanan warga pascabencana.

"Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak kepolisian selalu hadir di tengah-tengah warga binaannya, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), tetapi juga membantu masyarakat yang tertimpa musibah, khususnya di wilayah kelurahan binaannya," kata Suyatno seraya menambahkan bahwa sinergi antara kepolisian, pemerintah kelurahan, dan masyarakat sangat penting dalam menghadapi serta menanggulangi dampak bencana alam, sekaligus memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian sosial. (*)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Hadiri Natal Oikumene Tebingtinggi, Wali Kota Ajak Umat Kristiani Mendoakan Korban Bencana
LPS Edukasi Publik Lewat Jungle Trekking di Taman Nasional Gunung Leuser
Wakil Ketua DPRD Sumut Usulkan Pemotongan Gaji Pejabat Bantu Korban Banjir di Sumatera
Simalingkar Juara Festival Koor pada Natal Partona Medan
Diduga Tipu dan Gelapkan Uang Klien Rp1 Miliar, Oknum Pengacara Dilaporkan ke Polda Sumut
Bupati Tapteng Masinton Pasaribu Lantik Sekda, Kadis PUPR dan Perkim
komentar
beritaTerbaru