Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 27 April 2026

Warga Keluhkan Air PDAM Tirta Bulian Tebingtinggi Keruh

Martin Siagian - Kamis, 23 April 2026 20:52 WIB
369 view
Warga Keluhkan Air PDAM Tirta Bulian Tebingtinggi Keruh
Foto Dok/Martin Siagian
KUALITAS AIR BURUK : Air yang bercampur lumpur yang dialami pelanggan PDAM Tirta Bulian di Kecamatan Bajenis, Kota Tebingtinggi, Kamis (23/04/2026).

Tebingtinggi(harianSIB.com)

Kinerja Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bulian Kota Tebingtinggi dinilai buruk oleh pelanggannya. Buruknya kualitas air yang didistribusikan perusahaan daerah tersebut menjadi alasan utama munculnya protes, terutama dari para pelanggan yang mengeluhkan kondisi air keruh bahkan bercampur lumpur sehingga tidak layak pakai dan ada juga yang mengeluh air sering mati.

Warga Kelurahan Bulian banyak mengeluh dengan pelayanan PDAM Tirta Bulian. Seorang warga di Jalan Letda Sujono, Kamis (23/04/2026), mengatakan, air yang dialirkan PDAM Tirta Bulian keruh berwarna kecoklatan dan bercampur sedikit lumpur.

Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) boru Purba mengatakan, air keruh sering terjadi terutama di jam pagi dan malam hari.

"Akibat air keruh menyuci pakaian putih yang seharusnya jadi bersih malah menjadi kuning, bagaimana tidak, air yang mengalir pun kotor bercampur lumpur," ucapnya.

Baca Juga:
Lanjutnya, kondisi air PDAM Tirta Bulian yang tidak layak dikonsumsi ini terus berulang, sudah sebulan lebih terjadi terutama di pagi hari banyak terdapat lumpur yang juga ikut mengalir ke bak penampungan airnya. Padahal retribusi bulanan wajib dibayar penuh oleh pelanggan.

Sementara itu Yanto salah seorang warga Purnama Deli juga mengeluhkan hal yang sama.

"Dari dulu gak pernah beres pelayanan PDAM Tirta Bulian ini, bukan hanya kualitas air yang tak bagus, air pun sering mati di jam-jam tak menentu," ujarnya.

Bersumber dari laporan laba (rugi) Tirta Bulian Tahun 2025, biaya oprasional yang di keluarkan sebesar Rp 13.271.216.447, diantaranya terdapat dana pemakaian bahan kimia Rp 1.362.372.375, biaya pemeliharaan Rp 631.689.626 serta biaya oprasional lainnya Rp 1.474.820.475, jika di totalkan sebesar Rp 3.468.882.476.

Ketika jurnalis SIB mengkonfirmasi hal tersebut via telpon, Kamis (23/04/2026), Plt (pelaksana tugas) Direktur PDAM Tirta Bulian Roy Abdul Rahman mengatakan akan mengintruksikan anggotanya untuk menindaklanjuti hal tersebut.

"Saya akan memerintahkan anggota untuk melakukan pengecekan di daerah tersebut agar mengetahui apa penyebabnya," ucapnya.

Anggota DPRD Komisi III Kota Tebingtinggi Andar Alatas Hutagalung, SH, MH menanggapi permasalahan tersebut dan mengatakan hal Ini memang harus menjadi perhatian khusus pemerintah Kota Tebingtinggi.

"Warga Kota Tebingtinggi memiliki hak untuk menerima air bersih yang sehat dan layak untuk dipakai dalam keperluan sehari-hari bahkan air tersebut dapat dikonsumsi. Kami meminta wali kota agar dapat fokus dan segera menyelesaikan persoalan ini, karena ini sangat penting untuk kesehatan warga Kota Tebingtinggi," ucapnya.

Lanjutnya, komisi III akan melaporakan hal ini kepada ketua DPRD , agar memanggil Direktur PDAM Tirta Bulian, dan dinas terkait, agar persoalan ini terbuka, dan mengetahui apa yang menjadi masalah dalam PDAM Tirta Bulian Kota Tebingtinggi. (**)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Wali Kota Medan Minta Camat dan Lurah Tingkatkan Kapasitas untuk Beri Pelayanan Publik
Awal 2019, Pembaca Meter Rekening Air Pelanggan PDAM Tirtanadi Gunakan Android
Pansus R-APBD Desak Dinas PMPTSP Medan Tingkatkan Pelayanan dan PAD
Gubsu Motivasi ASN Agar Memberikan Pelayanan Terbaik ke Masyarakat
Pungli Membuat Masyarakat Sulit Dapat Pelayanan Bagus
Wali Kota Tebingtinggi : Ulama dan Santri Memberikan Kontribusi Besar dalam Memperjuangkan Kemerdekaan RI
komentar
beritaTerbaru
PGN Jaga Kinerja Solid di Q1-2026

PGN Jaga Kinerja Solid di Q1-2026

Jakarta(harianSIB.com)PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, mencatat laba periode berjalan yang dapat diat