"Saya mengimbau kepada kepala sekolah dan seluruh tim pelaksana agar melakukan pengawasan serta pemeriksaan yang ketat sebelum hidangan MBG ini dibagikan. Pastikan makanan benar-benar higienis dan aman dikonsumsi sehingga siswa kita mendapatkan manfaat maksimal tanpa ada risiko kesehatan," tegasnya.
Terkait aksi bersepeda ini, Darma Wijaya menekankan bahwa penggunaan kendaraan tanpa bahan bakar fosil adalah langkah konkret Sergai dalam merespons isu global mengenai perubahan iklim dan transisi energi hijau. Menurutnya, bersepeda adalah solusi yang komprehensif, ramah lingkungan, ramah di kantong, dan secara sosial mampu mendekatkan pemerintah dengan masyarakat tanpa sekat.
Darma Wijaya juga mendorong jajarannya untuk mulai menormalisasi budaya bersepeda jika jarak tempuh memungkinkan, terutama pada momentum Jumat pagi. Ia menyadari, pergeseran kebiasaan ini memerlukan proses adaptasi budaya kerja yang berkelanjutan.
"Mengubah kebiasaan memang tidak semudah membalikkan telapak tangan, butuh proses. Namun, kita harus terus berupaya mendukung program pemerintah pusat. Ini adalah tanggung jawab kita dalam mengambil peran aktif terhadap isu lingkungan global demi masa depan yang lebih baik," ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Wabup Adlin Tambunan juga memotivasi warga untuk bersepeda dan berolahraga sehingga semakin sehat dan juga menghemat energi.
"Saya memotivasi warga Sergai untuk terus berolahraga khususnya bersepeda untuk tetap sehat dan juga mendukung program hemat energi," sebutnya.
Editor
: Robert Banjarnahor