Humbahas(harianSIB.com)
Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas) Dr Oloan P Nababan menyalurkan bantuan santunan kepada ahli waris korban meninggal dunia dan korban luka-luka akibat bencana alam banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi pada 2025 lalu di Desa Panggugunan dan Desa Pulo Godang, Kecamatan Pakkat.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Desa Panggugunan, Kamis (30/4/2026).
Kepala Dinas Sosial Humbahas, Rambe Mardongan Manalu, melaporkan jumlah penerima santunan sebanyak 14 keluarga.
Untuk korban meninggal dunia di Desa Panggugunan yakni Beres Sihotang, Tiada Simanullang, Merni Simamora, Tiurma Simanullang dan Wedya Amelia Maharaja.
Baca Juga:
Sementara di
Desa Pulo Godang yakni Levinder Simanullang, Juniati Silaban, Roy Qwanly Simanullang dan Diardo Supriono Sihotang. Bantuan tersebut diterima oleh masing-masing ahli waris.
Selain itu, santunan juga diberikan kepada korban luka-luka yakni Perika Sihotang, Johari Alexander Sihotang, Grecialina Sihotang, Sonta Simanullang dan Daniel Sihotang.
Besaran santunan yang diberikan sebesar Rp15.000.000 bagi korban meninggal dunia dan Rp5.000.000 bagi korban luka-luka.
Dalam kesempatan itu, bupati mengaku masih teringat peristiwa banjir dan longsor yang melanda wilayah tersebut sekitar lima bulan lalu. Ia menyebut bencana tersebut meninggalkan duka mendalam, khususnya bagi keluarga korban.
"Bencana ini menjadi duka bagi kita semua. Kita berharap kejadian serupa tidak terulang kembali. Kepada keluarga korban, kiranya Tuhan memberikan kekuatan dan ketabahan," ujarnya.
Bupati juga menegaskan, pascabencana pemerintah akan terus hadir di tengah masyarakat dengan melakukan perbaikan infrastruktur yang rusak secara bertahap dan berkelanjutan, sehingga aktivitas dan kehidupan masyarakat dapat kembali normal. (**)