Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 20 Juni 2026

Petani di Simalungun Keluhkan Kelangkaan Pupuk Bersubsidi

Linggom Parhusip - Kamis, 04 Juni 2026 19:35 WIB
412 view
Petani di Simalungun Keluhkan Kelangkaan Pupuk Bersubsidi
Foto harianSIB.com/Linggom Parhusip
ANTRI: Sejumlah petani terpaksa mengantri untuk mendapatkan pupuk bersubsidi saat pupuk tiba di salah satu kios pendistribusian pupuk bersubdisi di Kecamatan Panei, Kabupaten Simalungun, Kamis (4/6/2026).

"Kita terpaksa membeli pupuk bersubsidi tersebut dengan harga tinggi

karena takut gagal panen. Pemilik kios berdalil harga pupuk dinaikkan karena dirinya tidak masuk dalam data rencana defenitif kebutuhan kelompok tani (RDKK) di kios pupuk tersebut," pungkasnya.

Terpisah masyarkat di Kecamatan Dolokpanribuan, M Nadapdap juga mengeluh pupuk bersubsidi saat ini langka di sejumlah kios pendistribusian pupuk, pada hal petani sangat membutuhkannya.

Ditempat lain, warga di Kecamatan Panei, Marga Simare-mare dan Boru Hasibuan mengatakan hal senada, para petani saat ini mengeluh karena beberapa bulan terakhir pupuk berusubsidi sangat langka hingga puluhan hektar tanaman jagung dan padi terancam gagal panen karena kekurangan pupuk.

"Pada semester pertama, para petani hanya mendapatkan pupuk bersubsidi jenis urea dan phonska masing-masing satu sak per angggota kelompok tani. Kebutuhan pupuk Ini tidak mencukupi," ujar Simare-mare yang mengaku memiliki tanaman jagung seluas kurang lebih 15 rante.

Para petani berharap pemerintah dan aparat penegak hukum mengusut pendistribusian dan penyebab kenapa pupuk bersubsidi langka saat hingga membuat petani menjerit gagal panen.

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Petani di Simalungun Butuh Mesin Pertanian
Petani di Simalungun Waspadai Munculnya Kutu Kebul
Komisi B DPRDSU, Kalangan Produsen dan Distributor Bahas Kelangkaan Pupuk Bersubsidi
Petani Jagung di Tiga Binanga Keluhkan Kelangkaan Pupuk SP36
Kemarau Panjang, Tanaman Petani di Simalungun Kerdil
Kopi Ateng Menjadi Komoditas Utama Petani di Simalungun Atas
komentar
beritaTerbaru