Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 25 Agustus 2026

Puluhan Emak-emak Unjuk Rasa di SPBU Dolokmasihul, Protes Kelangkaan BBM

Muhammad Arif Hidayatullah - Rabu, 17 Juni 2026 14:28 WIB
372 view
Puluhan Emak-emak Unjuk Rasa di SPBU Dolokmasihul, Protes Kelangkaan BBM
Foto: harianSIB.com/M Arif H
Puluhan emak-emak di Kecamatan Dolokmasihul melakukan unjuk rasa di SPBU setempat, memprotes kelangkaan BBM, Rabu (17/6/2026).

Sergai(harianSIB.com)

Sekitar 40 emak-emak warga Kecamatan Dolokmasihul, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai), menggelar aksi unjuk rasa di SPBU 13.203.188 Dolokmasihul, Kelurahan Pekan Dolokmasihul, Rabu (17/6/2026) pagi.

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dan Solar yang disebut telah terjadi selama sebulan terakhir.

Dalam aksi itu, para peserta membawa sejumlah spanduk bertuliskan, "Usir Penyuling, Kami Tidak Terima Minyak Kami Dibawa Keluar Dolokmasihul."

Orator aksi, Nurhayati Simamarta dan Rubiatun, menyampaikan, masyarakat kesulitan memperoleh BBM di SPBU tersebut.

Baca Juga:
Mereka menduga adanya praktik penyaluran BBM ke luar daerah oleh oknum tertentu yang berdampak pada berkurangnya pasokan untuk warga setempat.

"Sudah satu bulan terakhir Pertalite dan solar sulit didapatkan di SPBU ini. Kami menduga ada penyulingan atau distribusi minyak yang dibawa keluar daerah," ujar Nurhayati saat diwawancarai harianSIB.com di lokasi.

Menurutnya, warga juga kerap melihat kendaraan dari luar wilayah yang diduga mengangkut BBM dalam jumlah besar.

"Kami melihat adanya kendaraan dari luar yang diduga membawa minyak keluar dari wilayah ini. Akibatnya, masyarakat harus mengantre panjang untuk mendapatkan BBM, sementara kebutuhan kami sendiri belum terpenuhi," katanya.

Kelangkaan BBM tersebut, lanjutnya, telah mengganggu aktivitas sehari-hari masyarakat yang bergantung pada Pertalite dan solar, terutama untuk kebutuhan transportasi.

Para pengunjuk rasa berharap pemerintah dan pihak terkait segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan tersebut.

"Kami berharap pemerintah dan pihak terkait segera turun tangan. Jangan sampai masyarakat terus mengalami kesulitan mendapatkan BBM yang merupakan kebutuhan penting bagi aktivitas sehari-hari," ujar Rubiatun.

Sementara itu, Humas SPBU Dolokmasihul, Alfandi Zuhri, membantah adanya kelangkaan yang disebabkan oleh penyaluran BBM ke luar daerah.

Menurutnya, pasokan BBM ke SPBU tetap tersedia setiap hari, namun jumlah yang diterima tidak sesuai dengan permintaan.

"BBM bukan tidak ada atau langka. Pasokan tetap diantar setiap hari, tetapi jumlah yang diterima tidak sesuai dengan kebutuhan. Misalnya, permintaan kami 16 ton, namun yang datang 8 ton," pungkasnya.

Setelah dilakukan mediasi antara warga dan pihak SPBU yang dikawal kepolisian sektor Dolokmasihul, massa kemudian membubarkan diri dengan tertib. (*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Polsek Dolok Masihul Ringkus Pelaku Pencurian Uang dan HP Usai Buron Dua Tahun
Lansia di Dolok Masihul Sergai Ditemukan Tewas Membusuk di Rumah Kontrakan
Buron 10 Bulan, Pelaku Pembakaran Rumah di Sergai Ditangkap di Riau
Perempuan di Sergai Laporkan Mantan Pacar atas Dugaan Penyebaran Konten Pornografi
Jelang Idul Adha 1447 H, Penjualan Hewan Kurban di Dolok Masihul Menurun, Harga Naik
Satres Narkoba Polres Sergai Bongkar Peredaran Ekstasi, Dua Tersangka Diamankan
komentar
beritaTerbaru