Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 22 Agustus 2026

Pemkab Tapteng Dukung Kajian Yonif TP 905 Targetkan Jadi Lumbung Garam Sumatera

Rosianna Anugerah Hutabarat - Sabtu, 22 Agustus 2026 21:23 WIB
107 view
Pemkab Tapteng Dukung Kajian Yonif TP 905 Targetkan Jadi Lumbung Garam Sumatera
Foto: Dok/Yonif TP 905
Kolase foto Bupati Tapteng Masinton Pasaribu (atas) dan Jajaran Yonif TP 905 bersama PUSTAKA Universitas HKBP Nommensen (bawah) mengambil sample air laut di salah satu pantai di Manduamas, Sabtu (22/8/2026).

Tapteng(harianSIB.com)

Pemkab Tapanuli Tengah mendukung penuh kajian pengembangan garam rakyat hasil sinergi Yonif TP 905/Tuan Syah dan PUSTAKA Universitas HKBP Nommensen, guna menjadikan wilayah ini lumbung garam Pantai Barat dan Sumatera.

Bupati Tapteng Masinton Pasaribu menyambut baik kolaborasi Pemkab, TNI dan akademisi dan diharapkan melahirkan program berkelanjutan, menyejahterakan masyarakat pesisir, serta wujudkan kemandirian pangan dan ekonomi daerah.

"Upaya mendongkrak kesejahteraan masyarakat pesisir, serta menjadikan Tapanuli Tengah sebagai salah satu pusat kemandirian komoditas garam strategis di tingkat regional maupun nasional," ucapnya dalam rilis yang diterima, Sabtu (22/8/2026).

Di tempat terpisah, Danyonif TP 905 Letkol Inf Sabar Marihot Simanjuntak menjelaskan, kajian di Manduamas bertujuan bukti ilmiah kelayakan air laut sebagai bahan baku, tidak hanya pengamatan visual tapi uji sampel di laboratorium.

Baca Juga:
"Potensi lokal harus dikembangkan lewat data akurat agar manfaatnya nyata bagi warga," ujarnya.

Danyonif menjelaskan, Tim peneliti mengambil sampel di lima titik yakni Pantai Sago, Tapus, Biru, Sindeas dan Afdeling.

"Menurut Ketua PUSTAKA Nommensen Rindu Erwin Marpaung, data komprehensif dibutuhkan karena tiap lokasi punya karakteristik berbeda," ungkapnya.

Ia menegaskan, penelitian ini bukan sekadar angka laboratorium, melainkan dasar kebijakan dan pengembangan berkelanjutan mencakup ekonomi, pemberdayaan, tata kelola pesisir.

"Kajian telah berlangsung tanggal 19 hingga 21 Agustus 2026 menjadi langkah awal mengangkat potensi laut menjadi kekuatan ekonomi dan ketahanan pangan daerah," pungkasnya. (**)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Tim u201cKeluarga Djoss Bersinaru201d Kabupaten Tapanuli Tengah Terbentuk
Pembalakan di Tapanuli Tengah, Dishut Sumut Turun Melakukan Cek Tunggul
Terima PBB Rp1000-Rp300.000, Pemkab Tapteng Dorong Pembangunan Semua Bidang
Jalan Maraden Panggabean Berlobang-lobang, Masyarakat Minta Gubsu u201cPatenkanu201d Tapanuli Tengah
Tahun Ini Pemkab Tapteng Targetkan 6.360 Ha Sawah Berproduksi
Oknum PNS Pemkab Tapteng Ditangkap Diduga Terlibat Penipuan CPNS
komentar
beritaTerbaru