Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 09 September 2026

Wagub Dorong HKTI Perkuat Petani, DPC Palas Siap Dukung Swasembada Pangan

Robert Nainggolan - Rabu, 09 September 2026 17:42 WIB
179 view
Wagub Dorong HKTI Perkuat Petani, DPC Palas Siap Dukung Swasembada Pangan
Foto:Dok. Istimewa
Ketua DPD HKTI Sumut Gus Irawan Pasaribu didampingi Ketua, Sekretaris, Bendahara dan pengurus DPC HKTI Kabupaten Padang Lawas periode 2026-2031 usai pelantikan di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Medan, Rabu (9/9/2026).

Medan(harianSIB.com)

Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya mendorong Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) memperkuat perannya dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan mendukung terwujudnya swasembada pangan.

Hal itu disampaikan Surya dalam Musyawarah Daerah sekaligus pelantikan kepengurusan HKTI Sumut dan DPC HKTI kabupaten/kota se-Sumatera Utara periode 2026-2031 di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Medan, Rabu (9/9/2026).

Surya mengatakan, HKTI harus menjadi mitra pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian melalui inovasi, perluasan budidaya, penguatan kelembagaan petani dan pemanfaatan teknologi.

"Sektor pertanian memiliki posisi yang sangat strategis bagi Sumut," katanya.

Baca Juga:
Menurutnya, sektor pertanian memberikan kontribusi 25,88% terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sumut dan menjadi sumber penghidupan bagi lebih dari 2,42 juta tenaga kerja.

Ketua DPD HKTI Sumut periode 2026-2031 yang juga Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Gus Irawan Pasaribu mengatakan, kepengurusan HKTI di kabupaten/kota harus mampu menghimpun petani dan menjadi jembatan dalam menyampaikan aspirasi mereka kepada pemerintah maupun pemangku kepentingan.

HKTI Sumut, katanya, siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mendukung program prioritas pertanian, termasuk mendorong hilirisasi komoditas unggulan seperti kakao, kelapa dan kopi.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, 32 DPC HKTI kabupaten/kota se-Sumut turut dilantik. Salah satunya DPC HKTI Kabupaten Padang Lawas (Palas) periode 2026-2031 yang dipimpin Abu Bakar Hasibuan, SH sebagai ketua, Gontar Halomoan Harahap, ST sebagai sekretaris dan Mardan Hanafi Hasibuan, SH sebagai bendahara.

Abu Bakar mengatakan, kepengurusan baru HKTI Palas siap memperkuat sinergi dengan petani dan pemerintah untuk mewujudkan kemandirian pangan.

"HKTI akan selalu bersinergi dengan para petani dan pemerintah untuk menciptakan kemandirian pangan. Kita juga siap mendampingi petani meningkatkan kualitas pertanian dan menciptakan inovasi baru," ujarnya.

Ia mengajak para pemangku kepentingan bersama-sama memajukan sektor pertanian di Kabupaten Palas guna meningkatkan kesejahteraan petani.

Sementara itu, Bendahara DPC HKTI Palas Mardan Hanafi Hasibuan mengatakan, penguatan petani merupakan hal penting dalam mewujudkan ketahanan pangan.

"Petani itu harus kuat karena ujung tombak ketahanan pangan adalah petani," katanya.

Mardan juga mengatakan, kepengurusan HKTI Palas akan mendorong Pemerintah Kabupaten Palas mempercepat penerbitan Peraturan Daerah (Perda) tentang masyarakat adat.

Menurut Mardan, regulasi tersebut diperlukan untuk memberikan kepastian terhadap masyarakat adat, termasuk terkait tanah ulayat dan reforma agraria.

Ia menyebut, hingga kini Pemkab Palas belum menetapkan Perda khusus mengenai Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat (MHA). Menurutnya, kondisi tersebut menjadi salah satu kendala administratif dalam pengajuan hutan adat.

"Kita tidak ingin selamanya pengusaha-pengusaha besar menguasai tanah ulayat kita," pungkasnya.

Sementara itu, Sekjen DPN HKTI Abdul Kadir Karding yang mengikuti kegiatan melalui Zoom menyampaikan hasil Munas HKTI ke-10, termasuk pentingnya penguatan organisasi petani dan percepatan regenerasi melalui pengembangan petani muda dan petani milenial.

Ketua Harian DPN HKTI Mulyono Machmir mengatakan, kekuatan HKTI berada pada struktur organisasi paling bawah, yakni kelompok tani. Karena itu, penguatan organisasi harus dimulai dari tingkat akar rumput hingga desa.(**)

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Hotbin Simaremare : Uang Rp1,09 M Dikembalikan, Proses Hukum Tetap Berjalan
Ketua Koperasi dan Ketua HKTI Taput Berseteru, Erni Hutauruk : Saya akan Buka Terang Benderang
Dilaporkan Dugaan Penggelapan, Erikson Sianipar : Ini Pencemaran Nama Baik Secara Masiv dan Terorganisir.
FGD Ramadan, FSDA - HKTI Dukung Kolaborasi Sumut Berkah Gubernur Bobby Nasution untuk Ketahanan Pangan Nasional
Polres Tanjungbalai Gelar Pengamanan Perayaan Cap Go Meh Tahun 2025
Pj Wali Kota Tebingtinggi Ajak HKTI Temui Poktan
komentar
beritaTerbaru