Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 11 September 2026

Ratusan Siswa SMP se-Kota Pematangsiantar Ikuti Seminar P4GN KPKM RI

Bogie Gosia Tambunan - Jumat, 11 September 2026 19:36 WIB
81 view
Ratusan Siswa SMP se-Kota Pematangsiantar Ikuti Seminar P4GN KPKM RI
Foto:harianSIB.com/Bogie
Seminar P4GN : Siswa SMP se-Kota Pematangsiantar mengikuti seminar P4GN, Jumat (11/9/2026).

Pematangsiantar(harianSIB.com)

Ratusan Siswa SMP se-Kota Pematangsiantar mengikuti Seminar P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika), Jumat (11/9/2026) di Grand Palm Hotel Kota Pematangsiantar.

Seminar P4GN tersebut diprakarsai oleh Kongres Pemberantasan Korupsi Manipulatif Rakyat Indonesia (KPKM RI) dengan menghadirkan berbagai narasumber dari BNN, Kejaksaan, Polres, Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan.

Ketua KPKM RI, Hunter D Samosir menyampaikan bahwa sekolah harus menjadi tempat yang aman, guru sebagai pembimbing, orangtua pelindung, kita sebagai masyarakat menjaga agar aman. Ia berpesan kepada anak-anak, jangan mencoba narkoba.

Mewakili Wali Kota Pematangsiantar, Kadis Pendidikan, Syaiful Rizal menyampaikan apresiasi kepada KPKM RI yang telah melaksanakan kegiatan seminar P4GN kepada siswa.

Baca Juga:
Melalui tema selamatkan generasi, putus mata rantai narkoba, wujudkan pelajar kota Pematangsiantar berprestasi, berkarakter, dan bersih dari narkoba, kepada anak-anak, diimbau jangan pernah mencoba narkoba. Diharapkan kegiatan ini memberikan kesadaran, pengetahuan untuk memutus mata rantai narkoba. Pematangsiantar bersih dari narkoba.

Adapun para pemateri pada seminar ini yakni F br Purba dari BNN Pematangsiantar dalam materinya menyampaikan bahwa alasan yang dapat membawa seseorang jatuh ke dalam narkoba adalah pertemanan. Adapun jenis-jenis narkotika yakni ganja, sabu, kokain, ekstasi, morfin dan lainnya.

G Sinaga dari Polres Pematangsiantar menyampaikan bahwa di tahun 2026 pihaknya menangani 123 kasus dengan 76 persen kasus sabu. Di usia pelajar ini, anak-anak harus bijak dalam pertemanan dan memilih teman yang positif.

Mariana dari Kejaksaan Negeri Pematangsiantar menyampaikan untuk anak-anak yang bermasalah hukum itu diatur secara rinci. Diversi ini berlaku untuk anak-anak yang melakukan di semua kejahatan, bukan hanya narkoba. Diharapkan juga kepada tenaga pendidikan dapat memperhatikan anak-anak.

Ari Puji Astuti dari Dinas Kesehatan mengatakan dampak dari penggunaan narkotika dapat merusak otak, mata, ginjal jantung dan lainnya. Kalau kita menggunakan narkoba depresan dapat menimbulkan koma dan yang menyaring tubuh kita hati serta menyaring cairan adalah ginjal.Narkoba dapat mempengaruhi sistem hormon, impotensi, kulit dan lainnya.

Syaiful Rizal dari Dinas Pendidikan menyampaikan anak-anak harus berani bersuara ketika menemukan indikasi pemakaian narkoba dan peredaran narkoba di lingkungan sekolah maupun di luar. Kepada anak-anak, jangan pernah mencoba narkoba, karena efeknya kecanduan.

Tampak hadir pada seminar tersebut, Ketua MKKS SMP Pematangsiantar, Linda R Simaremare dan para pendamping siswa. (**)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Hampir 4.000 Peserta Ikuti Seminar Motivasi M3 Ganesha Operation
Lapor ke LLDikti Wilayah 1: Mahasiswa Sebut UDA Masih Gelar Seminar Hasil, Keluhkan Biaya Surat Pindah Rp2 Juta
Seminar Nasional HKPI di Medan Tekankan Restrukturisasi Utang dan Perdamaian untuk Menyelamatkan Dunia Usaha
Sambut Harlah ke-18, PGM Indonesia Binjai Bekali Guru Kuasai AI dan Etika Digital
Pemkab Taput Siap Fasilitasi Agenda Nasional HKBP dan Dukung Gerakan Ekologi Ephorus
Wabup Tapteng Tekankan Peran Bidan Turunkan AKI dan Stunting
komentar
beritaTerbaru